Latest Post

Pameran dan Lomba Ekonomi Kreatif Unggulan Kabupaten Mojokerto Tahun 2018

Written By Hapra Indonesia on 7/18/2018 | 17:19

Foto: Taurus/HI
Mojokerto,hapraindonesia.co - Sebanyak 54 pelaku ekonomi mengikuti Pameran dan Lomba Ekonomi Kreatif Unggulan Kabupaten Mojokerto Tahun 2018, yang digelar Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa (17/07/2018) pagi di Pendopo Graha Majatama.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda, Hariyono, mengatakan bahwa tujuan pameran ini adalah untuk membangun dan memetakan ekonomi kreatif di Kabupaten Mojokerto.

“Kami ingin melakukan pemetaan, untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh dinas-dinas terkait" kata Hariyono.

Lanjut Hariyono ada lima kriteria yang kami gunakan untuk menilai. Antara lain adanya nilai inovasi, ramah lingkungan, memiliki orientasi pasar, bernilai estetika, dan menggunakan sentuhan bahan-bahan lokal yang ada. Nantinya pemenang akan kami kenalkan ke Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang ada di Jakarta.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang, akan dilakukan saat resepsi kenegaraan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 Tahun 2018 tanggal 17 Agustus mendatang.

Sebagai informasi, ekonomi kreatif sendiri adalah sebuah konsep baru dalam ekonomi, yang menjadikan ide dan kreativitas manusia sebagai faktor utama dalam menjalankan produktivitas kerja. Hal ini bermanfaat untuk memunculkan inovasi baru yang tentunya dapat memenuhi permintaan pasar.

Ekonomi kreatif juga secara otomatis mampu mendorong inovasi berkembang lebih cepat. Banyak ide-ide baru bermunculan dan tentunya membuat pemenuhan kebutuhan manusia makin mudah. Contohnya, untuk makan saja kita tidak perlu repot untuk memasak, karena bisa pesan melalui smartphone saja. Inovasi ini muncul sebagai akibat dari adanya ekonomi kreatif.

(Taurus)

3.000 Pembarong, Hibur Ribuan Warga Kediri

Written By Hapra Indonesia on 7/14/2018 | 10:30

Foto: Dok/HI
Kediri, hapraindonesia.co - Pemerintah Kabupaten Kediri bekerja sama dengan pegiat kesenian jaranan yang tergabung dalam PASJAR (Paguyuban Seni Jaranan) Kabupaten Kediri menggelar Tari Kolosal Kolaborasi Barong Sewu yang dipusatkan di area SLG Kediri, Jawa Timur Sabtu (14/07/2018) sore.

Ivent tahunan yang memasuki tahun ke-5 ini selalu digelar oleh pemerintah setempat dalam penutupan rangkaian Perayaan HUT Kabupaten Kediri Ke- 1215, yang dikemas dalam pekab budaya dan pariwisata.

Foto: Dok/HI
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri Adi Suwignyo menuturkan, pagelaran Tari Kolosal Kolaborasi Barong Sewu ini merupakan puncak acara dari rangkaian Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri. Ribuan penonton berjubel, tampak antusias menyaksikan tarian kepala yang berbentuk naga ini yang dimainkan sekitar 3.000 pembarong.

"Barongan sendiri merupakan bagian dari seni jaranan kesenian budaya tradisional asli bumi panji kediri. Alhamdulilah tahun ink diikuti oleh berbagai daerah di seluruh Indonesia, sepetri Bontang, Riau, Jakarta, dan beberapa kota lain dan sekarang ini tk Kurang dari 2600 tari barong dewasa dan anak-anak lebih dari 300 penari, total lebih dari 3000 Penari" tutur Adi Suwignyo.

Foto: Dok/HI
Terpisah dihubungi melalui WA, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Krisna Setiawan mengatakan, dengan seringnya diadakan kegiatan yang mengangkat tema kebudayaan, diharapkan dapat dapat meningkatkan pariwisata dan berpengaruh positif pada sektor- sektor pendukung lainnya.

"Tentunya acara- acara dengan tema budaya yg diselenggarakan di Kabupaten Kediri diharapkan dapat meningkatkan pariwisata dan berpengaruh positif pada sektor- sektor pendukung lainnya" tutur Krisna.

Foto: Dok/HI
Sementara itu ditemui seusai acara ketua PASJAR Kabupaten Kediri Bopo Hary Pratondo, menuturkan kedepannya beliau berharap masyarakat kediri bisa semakin nguri-nguri kebudayaan daerah, khususnya kebudayaan asli kediri.

"Saya berharap kedepannya tari barong Sewu ini bisa nguri-nguri sejarah kebudayaan nasional, dan saya jga berharap kepada masyarakat yang memiliki putra-putri yang memiliki jiwa seni, jika mengikuti latihan jaranan atau barongan jangan ampai dilarang" Harapnya.

Lebih Lanjut Bopo Hary Pratondo menambahkan, Barongan berasal dari kata barong atau yang biasa disebut dengan caplokan. Barongan adalah bagian dari kesenian jaranan, yaitu kesenian dari bumi panji KEDIRI.

"Tari sewu barong ini menggambarkan nafsu duniawi manusia yang akan selalu dalam kondisi baik dan positif apabila bisa dikendalikan dengan benar. dan harapan saya kedepan nantinya dengn terselenggaranya acara ini mampu menumbuhkan rasa cinta dan kemauan untuk nguri- nguri kebudayaan kita sendiri"  tutupnya.

(B@m/Red)

Wakil Bupati Mojokerto Harapkan Sukses Di Pilkada. Sukses Juga di Pilpres dan Pileg 2019

Written By Hapra Indonesia on 7/13/2018 | 19:29

Foto: Taurus/HI
Mojokerto,hapraindonesia.co - Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menghadari Rapat dan Silaturahmi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mojokerto di ruang rapat Makodim 0815 Mojokerto. Kamis (12/7/2018).

Pungkasadi mengatakan nantinya Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Mojokerto berjalan lancar dan sukses itu yang harapkan." ucapnya.

Pungkasiadi kesuksesan sudah dirasakan saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 lalu di Kabupaten Mojokerto berjalan lancar dan sukses." dengan aman dan kondusif, ini semua berkat dukungan semua stakeholder, termasuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Selanjutnya Pileg dan Pilpres dilaksanakan bersamaan pada 2019 nanti, kita juga berdoa agar hasilnya bisa sama kondusif dan aman," kata Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi.

Banyak hal bisa terjadi karena kegiatan tersebur melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan kepentingan berbeda. Sehingga diperlukan penegakan hukum terpadu di wilayah hukum Kabupaten Mojokerto. ungkap Pungkasiadi.

"Saya mengajak semua elemen masyarakat, untuk menciptakan suasana aman selama tahapan pemilihan berlangsung," katanya.

Mulai pendaftaran calon, kampanye sampai puncak kegiatan yakni pelantikan Anggata DPRD, DPD serta Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sehingga Wakil Bupati berharap pada Pilpres dan Pileg pada 2019 mendatang di Kabupaten Mojokerto juga berjalan sukses.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, Edy Taufiq dalam laporan sambutannya mengatakan, FKUB sebagai wadah dan bentuk keterwakilan seluruh agama. Suasana yang kondusif dan tentram, bisa tercipta salah satunya karena kerukunan umat beragama. "Kejadian terkait konflik keagamaan di Kabupaten Mojokerto, hampir tidak ada atau zero," ujarnya.

Sehingga pihaknya bertekad melalui FKUB, konflik dan gesekan-gesekan tidak sampai pecah dan merugikan. Karena, lanjut Edy, suasana kondusif dan aman, salah satunya tercipta karena rukunnya umat beragama.

(Taurus)

Perayaan HUT Bhayangkara ke-72, Polres Mojokerto Kota Gelar Upacara Dan Memberikan Penghargaan Anggota Berprestasi

Written By Hapra Indonesia on 7/11/2018 | 18:37

Foto; Taurus/HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 72 Tahun 2018 Polres Mojokerto Kota menggelar Upacara yang di pimpin oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH SIK M.Sc (Eng) halaman Mapolres Mojokerto Kota. Rabu(11/07/2018) pagi.

Turut dihadiri Pj Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi,SH Danrem 082/CPYJ atau yang mewakili, Dandim 0815, Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Suharsi, Kajari Kota Mojokerto atau yang mewakili, Kepala, Ketua FKUB, KH. Faqih Usman, , Pengadilan Negeri Mojokerto, Unsur Forkompinda Kota Mojokerto, Purnawirawan Polri, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta Bhayangkari cabang Kota Mojokerto. Dengan mengangkat tema ”Semangat Promoter Polri Siap Mengamankan Agenda KAMTIBMAS 2018 dan 2019”.

Pada kesempatan itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH SIK M.Sc (Eng), menyampaikan selaku Kapolres mengucapkan terimakasih dan berharap dari tahun ke tahun Jajaran Polres Mojokerto Kota dapat meningkatkan kualitasnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Lanjut Kapolres, sebuah kesyukuran juga patut kita haturkan kepada Allah SWT, dimana, selama proses pikada 2018 semua pihak terlibat dalam menjaga ketertiban, hasilnya sudah kita raskan dimana proses Pilkada berjalan aman dan damai.

Dalam kesempatan itu Kapolres Mojokerto Kota membacakan amanat Presiden RI yang berisikan Apresiasi kepada anggota Polri yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban selama Hari Raya Idul Fitri dan Pilkada serentak Tahun 2018.

Saya yakin apa yang dilakukan oleh setiap anggota Polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada Rakyat, Bangsa dan Negara.

Pada peringatan Hari Bhayangkara ke 72 ini, kita mendapatkan kabar baik karena dunia Internasional telah menempatkan Indonesia ke dalam daftar 10 Negara teraman di dunia berdasarkan LAW AND ORDER INDEX yang dikeluarkan oleh lembaga riset Internasional GALLUP’S LAW AND ORDER.

“Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia Yang ke 72, Terus Tegaklah Menjadi Rastra Sewakottama, Abdi Utama Nusa dan Bangsa” Tutupnya .

Setelah itu dilanjutkan acara penyerahan piagam penghargaan kepada personil Polres Mojokerto Kota yang berprestasi serta penyerahan hadiah berbagai lomba yang dilaksanakan dalam rangka HUT Bhayangkara serta pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas keberhasilan yang telah diraih Polri.

(Taurus)

Wakil Bupati Bertindak Selaku Inspektur Upacara acara Pembukaan TMMD Reguler Ke-102

Written By Hapra Indonesia on 7/10/2018 | 18:44

Foto: Taurus/HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi bertindak selaku Inspektur Upacara acara Pembukaan Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-102 di Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 tahun 2018 di lapangan Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo. Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/7/2018) resmi dibuka.

Dengan mengangkat tema “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”, TMMD tahun ini berlangsung dari tanggal 10 Juli sampai 8 Agustus di lima daerah lokasi sasaran. Di Kabupaten Mojokerto sendiri khususnya, Desa Jembul Kecamatan Jatirejo ditetapkan sebagai lokasi TMMD.

Hadir dalam upacara ini antara lain Assisten, unsur Forkopimda, Yonif 503, Danrem 082/CPYJ, Dandim 0815, KA SPN, OPD serta camat se-Kabupaten Mojokerto.

Dalam acara Wakil bupati Mojokerto membacakan amanat sambutan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyatakan terima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun desa di Jatim lewat program TMMD pembangunan fisik dan non fisik. "TMMD ini bisa membuktikan bahwa TNI dekat dengan masyarakat, dan TMMD bisa mengurangi kesenjangan pembangunan di masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.

Ia menjelaskan, program TMMD telah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Dimana, menteri dalam negeri kepada Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia agar melaksanakan program TMMD setahun tiga kali. "TMMD ini bagus, karena ini bisa menjaga keutuhuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI, red) menjadi guyub dan rukun. Dan Pemprov Jatim siap melaksanakan instruksi mendagri setahun tiga kali," tutur Wakil Bupati.

Setelah pembukaan TMMD Wakil Bupati di dampingi Dandim, Kapolres dan Kajari melanjutkan acara peletakan batu pertama pembangunan di Desa Bleberan Kecamatan Jatirejo.

(Adv/Taurus)

Pemkot Mojokerto Gelar Sosialisasi Pemasangan Jaringan Gas Bumi

Foto: Taurus/HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Pemerintah Kota Mojokerto melalui Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Mojokerto kembali mengadakan Sosialisasi Pemasangan Jaringan Gas Bumi. Bertempat di Pendopo Graha Praja Wijaya, Selasa (10/7/18), Sosialisasi Pemasangan Jaringan Gas (jargas) Rumah Tangga untuk tahun 2019 ini dihadiri perwakilan warga dari masing-masing Kelurahan di Kota Mojokerto yang akan mendapat pemasangan jargas rumah tangga.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut program pemerintah pusat, dimana pada tahun 2017 Kota Mojokerto telah memasang 5.000 jargas di lima kelurahan yaitu Mentikan, Kauman, Miji, Surodinawan dan Prajurit Kulon. Rencananya pada tahun 2019 akan mendapatkan 10.000 jaringan yang akan dipasang di 10 Kelurahan yaitu Kelurahan Meri, Gunung Gendangan, Kedundung, Balongsari, Magersari, Jagalan, Sentanan,Gedongan, Purwotengah dan Kranggan.

Kepala Bagian Perekonomian Sumarmi Astuti ketika membuka acara, menjelaskan bahwa pembangunan jargas bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat. “Bagi pemerintah dengan adanya jargas dapat mengurangi beban subsidi minyak tanah dan LPG, mensukseskan program diversifikasi energi dan mensukseskan program langit biru. Bagi masyarakat adalah tersedianya energi yang murah, aman dan praktis serta teralirinya gas bumi untuk rumah tangga di Kota Mojokerto,” jelasnya.

Sumarmi juga menyampaikan, dengan mengundang warga masyarakat dalam sosialisasi, masyarakat tidak akan mudah diterpa isu-isu negatif tentang kerugian jargas sehingga mereka dapat menjelaskan dan menyebarkan manfaat jargas kepada masyarakat di sekitar lingkungan masing-masing. “Saya juga meminta kepada yang hadir agar menyampaikan informasi secara jujur dan jelas kepada masyarakat serta menjelaskan bahwa program jargas ini aman dan didukung penuh oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, Kota Mojokerto memiliki beberapa keuntungan antara lain dekat dengan sumber gas alam yang ada di Sidoarjo, topografinya landai sehingga mudah dipasang pipa gas. “Disamping itu Kota Mojokerto juga padat penduduknya,” imbuhnya.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini Anggi Suherdian dan Umar Wahyuddin dari PT Azevendopratama Consultant selaku konsultan yang menangani jaringan gas. Selain dijelaskan manfaat jargas, warga juga mendapat informasi proses pendataan/survey pemasangan jargas.

(Adv/Taurus)

31 Pejabat Struktural Di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan 198 Tahun 2018

Written By Hapra Indonesia on 7/06/2018 | 18:40

Foto: Taurus/HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Sebanyak 31 orang pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan 198 Tahun 2018 yang dibuka Plt. Sekdakot Gentur Prihantono Sandjojo Putro di Pendopo Graha Praja Wijaya, Jum’at (6/7/2018).

Kepala BKD Endri Agus Subianto menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan kerjasama Badan Kepegawaian Daerah dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur.

Tujuannya adalah untuk membentuk kepribadian dan sikap, dan mempunyai kemampuan dalam memberikan bimbingan dalam pelaksanaan pekerjaan, pengelolaan kegiatan serta mempunyai kemampuan dalam melaksanakan program secara terkoordinasi tertib, efektif dan efisien.

”Selain itu untuk menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan menyamakan visi, dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance),” imbuh Agus.

Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur, Mudjib Afan menjelaskan bahwa ASN saat ini dihadapkan pada berbagai persoalan dan tantangan yang kompleks, mulai dari tingkat lokal sampai dengan yang berskala global. “Tentu saja berbagai persoalan dan tantangan dimaksud membutuhkan antisipasi yang tepat dan penyelesain yang efektif, baik secara kelembagaan maupun secara individual tidak hanya pada tataran normatif tapi sampai pada tataran operasional,” tutur Mujib.

Menghadapi tantangan itu, lanjut Mujib, inovasi menjadi kata kunci bagi ASN dalam memberikan sumbangsih nyata terhadap pengelolaan pemerintahan yang berkinerja tinggi, pembangunan yang lebih berhasil guna serta pelayanan publik yang lebih prima. “Inovasi juga merupakan kata kunci untuk meningkatkan daya saing, termasuk daya saing bangsa Indonesia di kancah internasional,” kata Mudjib.

Mewakili Wakil wali kota, Plt. Sekda Gentur dalam sambutannya mengatakan diklat adalah sebagai ikon yang wajib dilaksanakan bagi ASN yang menduduki jabatan. “Pesan saya anda harus mengikuti diklat ini dan bisa lulus dengan baik. Untuk bisa menjadi lulus, para peserta harus menjaga kesehatan, semangat tinggi, dan kompak satu angkatan,” katanya.

Gentur juga menyampaikan harapan kepada para peserta diklat, sebagai pejabat struktural dilingkungan birokrasi dituntut untuk menghayati posisi, peran dan tugas di tempat kerja masing masing. “Tunjukkan keteladanan dalam perilaku, disiplin dan kinerja yang baik serta berupaya meningkatkan wawasan dan ethos kerja,” harapnya.

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini akan berlangsung selama 88 hari, mulai tanggal 6 juli sampai dengan 22 oktober 2018, di Gedung Diklat Jalan Raya By Pass Sekar Putih Kota Mojokerto. Diklat ini akan dilaksanakan dengan metode in class dan off class, dan selama mengikuti pendidikan peserta diwajibkan untuk menginap/diasramakan.

(Taurus)
 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved