Latest Post

" Wujud Kepedulian " Polres Kediri Gelar Operasi Katarak Gratis

Written By Hapra Indonesia on 9/17/2016 | 19:20

Kediri, hapraindonesia.co - Sebagai wujud bentuk pelayanan dan kepedulian serta untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, Kepolisian Resort (Polres) Kediri menggelar bakti sosial operasi katarak gratis di Rumah Sakit HVA Toelongredjo Pare, Kabupaten Kediri , Sabtu (17/09/2016). Operasi katarak gratis kali ini di ikuti oleh 54 warga kabupaten Kediri yang kurang mampu.

Dalam acara bakti sosial operasi katarak gratis yang diselenggarakan di RS HVA kali ini juga di dukung oleh Forkopimda Kabupaten Kediri, RSUD Pare, RS Bhayangkara serta HDCI kediri.

Turut hadir dalam bakti sosial ini Kapolres Kediri, AKBP Akhmad Yusep Gunawan beserta Ibu ketua cabang Bhayangkari Polres Kediri, Wakil Bupati Kediri H. Masykuri, Dandim 0809 Kediri Letkol Purnomosidi, Ketua HDCI Kediri Ir.Sunardi beserta rombongan.

Kapolres Kediri AKBP Akhmad Yusep Gunawan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sengaja diselenggarakan untuk mendekatkan antara kepolisian khususnya Polres Kediri dengan masyarakat. Sehingga dapat mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif serta terhindar dari kejahatan.

Dan yang tidak kalah menarik dalam kegiatan baksos kali ini para peserta yang mengikuti operasi katarak gratis satu persatu di jemput di rumah masing-masing menggunakan mobil polisi menuju RS HVA Toloengredjo . Dan setelah tiba di rumah sakit warga yang mengikuti operasi katarak mendapatkan pengawalan oleh anggota polres pare hingga usai menjalani operasi.

" Para warga yang mengikuti pengobatan gratis kali ini, kami sediakan mobil khusus untuk menjemput dan mengantarkan pulang kerumah masing masing untuk warga yang mengikuti operasi gratis " Ujar Kapolres. (B@m)

Enam Pelajar Bolos Asal Nganjuk Terjaring Razia di Kediri

Written By Hapra Indonesia on 9/15/2016 | 19:15

Kediri, hapraindonesia.co - Puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri, melakukan kegiatan razia pelajar bolos sekolah di area pemakaman bong cina di wilayah Lebak Tumpang Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Kamis ( 15/09/2016).

Dalam razia kali ini petugas mendapati enam anak sekolah yang sedang asik nongkrong di warung kopi pada jam sekolah berlangsung.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bersama anggota selalu melakukan razia di beberapa titik yang disinyalir sering digunakan untuk tempat bolos anak sekolah seperti, kawasan bong cina, bantaran sungai brantas dan kawasan gor jayabaya.

" ke enam pelajar yang terjaring razia hari ini adalah siswa dari wilayah nganjuk yakni pace dan Tanjunganom " ungkap Nur khamid Selanjutnya keenam pelajar itu oleh petugas langsung di giring ke mako Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

" Setelah di data dan diberikan pembinaan ke enam pelajar bolos itu selanjutnya akan kita kembalikan kepada orang tuanya dan pihak sekolahan " tegas Nur khamid.(B@m)

Empat Orang Luka Akibat Tertabrak Mobdin Pejabat Pemkot

Written By Hapra Indonesia on 9/13/2016 | 16:03

Kediri, hapraindonesia.co - Sebuah mobil dinas bernomor Polisi AG 532 AP milik Pemkot Kediri menghantam sepeda motor roda tiga (Tossa), dan Sepedah motor roda dua di jalan umum Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Selasa (13/09/2016).

Dari keterangan AIPDA Hari Petugas Kepolisian Sub Sektor Ngasem menjelaskan, awalnya Kijang inova Abu-abu nopol AG 532 AP (plat merah) yang dikemudikan oleh Kasenan, (58) Pegawai Negeri Sipil yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kediri, warga Dusun Sobo, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, melaju dari arah selatan ke utara.

Tiba-tiba mobil Inova warna abu-abu itu oleng ke arah kanan dan menghantam kendaraan roda tiga (Tossa) nopol AG 9347 AE yang dikendarai oleh Ubaidilah (35) warga Dusun Gapuk, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri ketika melaju dari arah berlawanan.

Bertepatan dengan kejadian itu di belakang kendaraan Tossa melaju sebuah kendaraan sepeda motor Honda Beat bernopol AG 2264 JA yang dikendarai Sukirwan (53) warga Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri yang ketika itu sedang membonceng anak dan istrinya yakni, Siti Maesaroh (46) dan Iqbal Budi (8) yang masih duduk di kelas 2SD.

" Setelah berbenturan dengan Tossa, mobil Inova juga menabrak sepedah motor Beat, kemudian menabrak sebuah gudang di sebelah timur jalan," Tutur Aipda Hari.

Dari kecelakaann beruntun tersebut mengakibatkan ketiga pengendara sepedah motor Honda Beat dan satu pengemudi Tossa mengalami luka cukup serius yakni patah tulang kaki. Kini keempat korban dibawa ke Rumah Sakit Baptis Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan Kasenan pengemudi mobil Kijang Inova hanya mengalami shock.

Selanjutnya ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun itu sekarang sudah dievakuasi oleh petugas dan kasus ini kini dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Kediri.(B@m)

Dua Pengedar Pil Koplo Dicokok Polisi

Kediri, hapraindonesia.co -  Tim Buser Satreskoba Polres Kediri, Senin (12/9) berhasil membekuk dua pengedar narkoba, yakni Moh Imam Wahyudi alias Wahyu (22) warga Desa Tambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri dan Santoso (34) warga Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penangkapan kedua pelaku pengedar narkoba jenis pil dobel L itu berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkoba.

Selanjutnya setelah melakukan serangkaian penyelidikan petugas berhasil menangkap Moh Imam Wahyudi, di tepi jalan Desa Sidorejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. dari penangkapan pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tunggu kandang ayam itu, petugas menemukan barang bukti 50 butir pil dobel l di dalam saku celananya.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba. Menindaklanjuti informasi tersebut kami berhasil menangkap Moh Imam Wahyudi, ” tutur Kapolres Kediri AKBP A. Yusep Gunawan melalui Kasubbag Humas AKP Bowo Wicaksono.

Masih lanjut AKP Bowo, ketika di interogasi oleh petugas, Wahyu mengaku mendapatkan barang haram itu dari dari seorang temannya yang bernama Santoso.

Tidak menunggu lama berbekal dari keterangan wahyu selanjutnya anggota Satreskoba polres kediri yang melakukan pengembangan, dengan mudah berhasil menangkap Santoso di rumahnya.

“ Saat melakukan penangkapan dirumah santoso, anggota Satreskoba Polres Kediri, menemukan barang bukti 948 butir narkoba jenis pil dobel l, ” Kata AKP Bowo

Kini Kedua pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Kediri. Sementara itu, kedua pelaku masih dimintai keterangan untuk mengembangkan kasusnya.

“Kedua pelaku saat ini masih dimintai keterangan untuk mengembangkan kasusnya, ” tegas AKP Bowo. (B@m)

" Gara-gara Judi Remi " 4 Laki-laki ini merayakan hari raya di Sel

Written By Hapra Indonesia on 9/10/2016 | 14:54

Kediri, hapraindonesia.co - Sungguh apes dengan apa yang dialami empat laki laki paruh baya ini. bagaimana tidak apes keempat laki laki itu harus menjalani hari raya Idul Adha di jeruji besi Polsek pare karena tertangkap oleh reskrim Polsek Pare ketika sedang asik main judi remi di Poskamling Jl. Argowayang Kelurahan Pare, Kecamatan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, umat (09/09/2016) sekitar pukul 23.00 Wib.

Dari keempat orang yang tertangkap itu yakni, Sani (56), Sunarko (43), Jamadi (53) yang ketiga laki- laki tersebut warga Jl. Argowayang Kelurahan, Pare, kecamatan pare, Kabupaten Kediri serta Sumardi (66) warga Jl. Letjen Sutoyo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Bowo Wicaksono mengatakan, keempat tersangka tersebut diamankan reskrim Polsek Pare ketika asik bermain judi remi sekitar pukul 23.00 WIB, di Poskamling Jl. Argowayang.

" Dari penangkapan keempat tersangka petugas mengamankan barang bukti, 1 (satu) pak Kartu Remi, 2 (dua) spidol merk Snowman warna hitam, Pecahan Keramik yang bertuliskan angka totolan setelah main, serta Uang Tunai sebesar Rp. 201.000 (dua ratus satu ribu rupiah " Tutur AKP Bowo.

Dan atas perbuatannya keempat tersangka berikut barang bukti kini diamankan di Mapolsek Pare guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.(B@m)

HUT Kota Kediri ke-1137, Pemkot Gelar Semaan Al-Qur’an

Written By Hapra Indonesia on 8/01/2016 | 10:38

Kediri, hapraindonesia.co - Halaman Balai Kota Kediri nampak sesuatu yang berbeda sejak pagi ini, minggu (31/7). Nampak ratusan warga secara bergiliran melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan sebagian yang lainnya nampak melakukan semaan yang dimulai sejak pukul 5.30 pagi. Agenda Semaan Al-Qur’an adalah salah satu dari rangkaian peringatan HUT Kota Kediri ke-1137.

Walikota Kediri Abdullah ABu Bakar, menyampaikan bahwa usia 1137 tahun Kota Kediri didasari dari prasasti yang berada di kuwak yang dijadikan patokan sebagai perhitungan bahwa tahun ini Kota Kediri menginjak usia ke-1137. “Di usia Kota Kediri yang sudah matang ini, semoga pemerintahannya semakin bagus serta kita semua bisa menjadikan Kota Kediri lebih baik lagi”, ujar Mas Abu sapaan akrab walikota kediri.

Mas Abu mengungkapkan bahwa peringatan HUT ini dilakukan dalam kurun waktu sekitar satu bulan dengan beragam kegiatan yang diadakan. “Qataman Al-Qur’an ini kita diadakan di awal agar seluruh pelaksanaan kegiatan peringatan HUT ini berjalan dengan baik dan lancar”, imbuh Mas Abu.

Untuk kedepannya, Mas Abu mengharapkan agar kegiatan Semaan Al-Qur’an ini dapat menjadi agenda tahunan dan semoga do’a masyarakat Kota Kediri dapat dikabulkan. Dalam kesempatan yang sama, Mas Abu menegaskan bahwa di dalam program reformasi mental yang dicanangkan oleh Joko Widodo ini dapat diterapkan dengan mengajarkan ilmu keagamaan kepada anak-anak. “Les mata pelajaran itu penting, tetapi pembelajaran tentang agama itu juga penting agar kedepannya anak-anak kita menjadi penerus yang berakhlak baik”, ungkap Mas Abu.

Lebih lanjut, Mas Abu juga mengharapkan agar di Kota Kediri tidak akan terjadi kekerasan terhadap anak dan perempuan dengan adanya Satgas Perlindungan Anak dan Perempuan yang melibatkan hingga aparatur RT dan RW.

Dalam acara yang sama, Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang hadir dalam acara semaan Al-Qur’an hari ini. “Semoga dengan semaan Al-Qur’an ini, seluruh masyarakat di Kota Kediri mendapatkan rahmat dari Allah”, ungkap Ning Lik.

Dalam kesempatan yang sama, Ning Lik juga mengharapkan semoga pelayanan di pemerintahan Kota Kediri kepada masyarakat dapat meningkat. (Adv/Hms)

Foto : Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar Bersama Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah ketika menyapa ratusan warga yang berpartisipasi dalam Semaan Al-Qur’an di Balaikota Kediri

"Harmoni Kediri The Service City" Wujud Upaya Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Written By Hapra Indonesia on 7/30/2016 | 10:33

Kediri, hapraindonesia.co - Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya. Itulah yang sedang diwujudkan Pemerintah Kota Kediri. Begitu lah ungkap Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam Welcome Party Seminar Tata Kelola Pemerintahan, Jumat (29/7).

Mas Abu sapaan akrab walikota kediri, Abdullah Abu Bakar menjelaskan, saat ini Kota Kediri sedang merebranding Kota Kediri. "Branding Kota Kediri adalah Harmoni Kediri The Service City. Mudah-mudahan dalam keharmonisan yang ada di Kota Kediri kita bisa memberikan segala bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat," jelasnya.

Dihadapan perwakilan dari beberapa daerah yang ada di Jatim, Mas Abu mengatakan Kota Kediri bukan merupakan kota wisata. Namun Kota Kediri adalah kota jasa dan pendidikan, sehingga Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat.

"Kita juga terus memperbaiki sistem-sistem pelayanan yang ada di Kota Kediri. Harapan kami masyarakat akan puas dengan pelayanan yang ada di Kota Kediri. Dan kita bisa menjadi kota pelayanan bagi investor yang akan membuka usaha di Kota Kediri" ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Abu juga menambahkan akan merubah paradigma pemerintahan selama ini. "Pemerintahan saat ini adalah pemerintahan yang melayani bukan lagi dilayani. Jadi saya menginginkan semua harus terlayani dengan baik di Kota Kediri ini," imbuhnya.

Dalam acara welcome party ini juga dihadiri Prof.Rhenald Kasali PHD yang besok (30/7), akan menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Tata Kelola Pemerintah.(Adv/Hms)
 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved