Latest Post

Balap Liar di Area SLG Di Kepung Polisi, Amankan 40 Motor

Written By Hapra Indo on 7/12/2015 | 13:21

Kediri, hapraindonesia.co - Balap liar yang sering terjadi di area kawasan Simpang lima gumul (SLG) Desa Sumberjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Sabtu (11/7) sore kemarin di kepung anggota Polres Kediri. Alhasil, 40 sepeda motor milik pebalap liar diamankan petugas.

Kanit Patroli Satlantas Polres Kediri, Ipda Agus Sudarjanto, mengatakan, pengepungan balap liar yang sering mangkal di SLG dan meresahkan masyarakat sengaja dilakukan. Pihaknya, melakukan penyisiran di beberapa titik, agar para pembalap liar tidak melarikan dari kepungan.

"Di kawasan SLG ini memang sering dilakukan balap liar. Kemarin sore kita tempatkan anggota di beberapa titik untuk kita lakukan razia,"ungkap Ipda Agus.

Para pembalap liar yang terjaring ini tidak dapat melarikan diri. Alhasil 40 kendaraan sepeda motor berhasil diamankan petugas."Sepeda motor ada yang protolan. Kemarin langsung kami lakukan penindakan dengan penilangan,"jelas Kanit Patroli.(Dt/B@)

Hendak Konsumsi SS, Oknum LSM Diringkus

Written By Hapra Indo on 7/11/2015 | 12:17

Kediri,hapraindonesia.co - Seorang oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) informasi, Bambang Tri Maryono (49) diringkus anggota Buser Satreskoba Polres Kediri, Jumat (10/7) sore sekitar pukul 17.00 Wib kemarin, di jalan raya Desa/Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, lantaran terbukti kedapatan membawa narkotika jenis sabu sabu. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti SS seberat 0,36 gram.

Informasi yang dihimpun, penangkapan oknum LSM asal Dusun Campurejo, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri ini bermula dari hasil penyelidikan petugas. Petugas yang mengetahui pelaku berada dipinggir jalan langsung diringkus oleh petugas. Saat pelaku digeledah, petugas menemukan barang bukti SS di saku celana sebelah kiri disimpan di bungkus rokok.

"Pelaku saat kita tangkap tidak melakukan perlawanan. Barang bukti yang kami amankan sabu sabu seberat 0,36 gram, 1 bungkus rokok dan Hp,"tutur Kasatnarkoba AKP Siswandi.

Masih kata Kasatnarkoba, pelaku pengguna narkotika ini, menurutnya terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun karena terjerat pasal 112 ayat 1 No 35 tahun 2009 UU tentang narkotika,"pelaku saat ini masih kita mintai keterangan untuk kita kembangkan kasusnya,"ungkap AKP Siswandi.

Sementara itu, pelaku selain menjadi LSM juga seorang sopir dan memiliki dua anak ini, rencananya sabu sabu yang ia beli dari Akin warga Jombang, hendak melakukan pesta sabu sabu bersama temannya."Saya dapat barang itu dari Akin. Saya sudah dua kali beli ke Akin,"jelas pelaku.(Dt/B@m)

Terlibat Judi Togel Online, Empat Warga Kandangan Diringkus

Written By Hapra Indo on 7/10/2015 | 19:32

Kediri, hapraindonesia.co - Purnomo (46) warga Dusun Pandean Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Bagas Adi Prayuga (22) warga jalan Imam Fakih, Muslih (44), Muslikan (45) warga Desa/Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Kamis (9/7) sore diringkus anggota Buser Satreskrim Polres Kediri. Pasalnya, keempat warga Kandangan tersebut terbukti terlibat judi togel online.

Kasubbag Humas Polres Kediri AKP I. H. Joedo mengatakan, penangkapan keempat pelaku jaringan judi togel ini bermula dari hasil penyelidikan. Alhasil, pihaknya menangkap pertama kali Purnomo dan dilakukan pengembangan menangkap ketiga temannya."Barang bukti yang kami amankan dari keempat pelaku berupa 3 lembar sobekan kertas berisikan nomer,3 buah bolpoint, 3 buku rekapan togel, 7 unit Hp, 2 slip ATM, 1 buku rekening BCA dan uang Rp 236 ribu,"jelas AKP Joedo.

Keempat pelaku ini melayani penombok togel lewat SMS dan para pelaku ini menyetorkan nomer ke bandar lewat transaksi ATM. Menurut Kasubbag Humas, mereka ini monitor togel melalui online layanan judi.

"Saat ini pelaku masih kita periksa. Dan kasusnya kita kembangkan,"terangnya.(Dt/B@m)

Gerebek Galian C Ilegal, Polres Kediri Amankan 2 Bego dan 4 Truk

Kediri, hapraindonesia.co - Polres Kediri melakukan penggerebekan galian C ilegal di dua wilayah Desa/Kecamatan Puncu dan Dusun Brumbung, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Kamis (9/7) kemarin. Dari hasil penggerebekan yang pemiliknya kabur, petugas hanya mengamankan dua bego atau eskavator dan 4 truk.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Dewa Yoga menuturkan , penggerebekan yang dilakukannya, bermula mendapat laporan pengaduan dari masyarakat sekitar, bahwa penambang liar tersebut sangat meresahkan. Selain itu, sarana jalan banyak yang rusak akibat muatan truk angkutan pasir juga bangunan disekitar rusak.

"Di dua lokasi tersebut saat kita melakukan penggerebekan pemilik atau pengusanya tidak ada dilokasi. Yang ada di lokasi hanya operator dan pengelola,"tutur Kasatreskrim Polres Kediri.

Dikatakan AKP Dewa Yoga, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap pengelola Galian C, operator dan sopir truk. Dan pengusaha galian C ilegal tersebut sudah diberi surat panggilan."Pengusahanya saat ini sudah kirimkan surat panggilan,"jelas AKP Dewa Yoga.

Menurutnya, selama proses penggerebekan galian C pengusaha maupun pengelola terkesan kucing-kucingan. Pihaknya memastikan, Galian C ilegal atau tanpa ijin di Kabupaten Kediri akan ditindak secara tegas. Tak hanya itu saja, truk yang bermuatan hasil galian C tersebut juga di tindak dengan secara tegas sesuai hukum.

"Kalau sopir truk kita liat bahan bakarnya. Kalau mereka memakai solar bersubsidi maka kita kenai UU migas. Sementara, untuk pengusaha atau pemilik terkena UU minerba sesuai IUP atau IUPK dengan pasal 160 ayat 1, 2 dan pasal 161,"tuturnya. (Dt/B@m)

Simpan 2990 Butir Pil Koplo, Bandar Narkoba Diringkus di Sawah

Written By Hapra Indo on 7/07/2015 | 14:38

Kediri, hapraindonesia.co - Wahyudi Purwanto (29) bandar narkoba jenis pil doeble l warga Dusun Kalen, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Senin (6/7) diringkus angggota Buser Satreskoba Polres Kediri, di pinggir sawah Desa Silir, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti 2990 butir pil koplo.

Informasi yang dihimpun, penangkapan pelaku bandar narkoba ini bermula dari hasil penyelidikan. Petugas yang mengetahui pelaku hendak menyiman pil doebel l di pinggir sawah langsung diringkus."Pelaku ini melakukan transaksi narkoba dengan cara sistem ranjau atau meninggalkan barangnya. Di sawah tersebut kami mengamankan 2000 butir pil doeble l," tutur Kasubbag Humas Polres Kediri AKP I. H. Joedo.

Petugas yang melakukan pengebangan barang bukti di rumah pelaku, menemukan 990 butir yang disimpan pelaku di belakang rumahnya."Saat ini pelaku masih kita mintai keterangan untuk mengembangkan kasusnya,"terang AKP Joedo.

Saat ditemui, pelaku yang mengaku pernah terjerat kasus yang sama pada tahun 2005 dan ditahan 1 tahun 2 bulan ini, mendapatkan pil doeble l dari Nganjuk. Pelaku di pasok pil koplo 1000 butir seharga Rp 150 ribu dan dia jual lagi 1000 butir seharga Rp 200 ribu."Saya sudah 4 kali ini transaksi. Saya ambil dari teman saya dari Nganjuk dengan cara ranjau,"jelas pelaku.(Dt/B@m)

Keterangan Gambar : Pelaku saat diamankan di Mapolres Kediri beserta barang bukti.

Miras merek Kuntul Mendominasi Di Kabupaten Kediri

Written By Hapra Indo on 6/30/2015 | 13:48

Kediri, hapraindonesia.co - Polres Kediri dalam melaksanakan operasi penyakit masyarakat (Pekat) 2015 melakukan penangkapan 17 pelaku judi dan menyita 1246 botol miras berbagai macam merek, 27 jurigen arak jowo dan 40 keping kaset vidio porno.

Operasi pekat tersebut miras merek kuntul mendominasi terbanyak di wilayah Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Ach Yusep Gunawan menuturkan, dari ribuan botol miras berbagai macam merek tersebut yang disita Polres Kediri. Miras merek Kuntul paling banyak di wilayah Kabupaten Kediri."Dari sekian botol berisi miras yang paliing banyak atau mendominasi miras Kuntul,"tutur AKBP A Yusep G.

Sementara itu, maraknya perjudian jenis togel, Polres Kediri juga berhasil menangkap pelaku judi togel online. Selain itu, saat menggelar razia pihaknya menyita 40 keping kaset vidio porno. Dari kasus tersebut, para pelaku saat ini masih dilakukan proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggung jawaban perbuatannya.

"Kami bersinergi dengan masyarakat dalam melaksanakan operasi pekat. Saat ini para pelaku masih kita proses sesuai hukum,"jelas Kapolres Kediri.(Dt/B@m)

Kelurahan Banjarmlati masuk 4 besar “Lomba Kelurahan Berhasil”

Written By Hapra Indo on 6/18/2015 | 12:10

Dinas Kesehatan Kota Kediri turut andil dalam Pembinaan dibidang indikator kesehatan, selaku Koordinator

Kediri, hapraindonesia.co - Kelurahan Banjarmlati berhasil mewakili Kota Kediri di ajang Lomba Desa dan Kelurahan Berhasil Tingkat Provinsi Jawa Timur. Rabu (17/6), tim penilai Kelurahan dari Propinsi Jawa Timur melakukan peninjauan lapangan untuk membuktikan keunggulan Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya Kelurahan Banjarmlati berhasil masuk 4 besar Lomba Kelurahan Berhasil, mampu menyisihkan 37 kelurahan dan 5 desa, se Provinsi Jawa Timur. Kemenangan tersebut didapatkan setelah Kelurahan Banjarmlati berhasil mempresentasikan keunggulan wilayahnya yang dijabarkan dalam 8 indikator penilaian lomba, di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pada 1 Juni lalu.

Delapan indikator tersebut antara lain adalah bidang, Pemerintahan, Kesehatan, ekonomi, pendidikan, keamanan, sumber daya masyarakat. Dalam lomba ini Dinas Kesehatan Kota kediri turut andil dalam lomba desa dan kelurahan berhasil di tingkat Provinsi ini.

Di ajang lomba ini Dinkes turut andil dalam Pembinaan dibidang indikator kesehatan, komponen kesehatan sendiri terdiri dari , Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, PKK, dan Pokja 4. Dari ke empat komponen tersebut dinas kesehatan berlaku sebagai koordinatornya.

Menurut ketua tim penilai lomba, Sugianto, 8 indikator yang dijadikan penilaian lomba mencerminkan hakekat kebutuhan masyarakat. Karena itu, menurutnya, tujuan diadakannya lomba ini bukanlah untuk mencari pemenang. “Kami berharap dengan adanya lomba ini, desa dan kelurahan bisa meningkatkan perannya dalam melayani masyarakat. Karena kelurahan dan desa adalah tangan pertama Pemerintah Kota ataupun Kabupaten dalam hal pelayanan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan penilaian ini akan menjadi acuan untuk menentukan satu kelurahan atau desa yang akan mewakili Jawa Timur dalam lomba serupa di tingkat Nasional.

Sementara itu Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah memberikan dukungannya kepada Kelurahan Banjarmlati agar terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ning Lik panggilan akrab Wakil Walikota Kediri juga berharap Kelurahan Banjarmlati bisa menjadi teladan bagi semua kelurahan di Kota Kediri.

Acara dilanjutkan dengan penijauan lapangan oleh Tim Penilai Lomba Kelurahan Berhasil tingkat Provinsi Jawa Timur. Tim Penilai secara terpisah melakukan peninjauan sesuai dengan indikator penilaian yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing, dan selanjutnya tim berkumpul lagi untuk melakukan evaluasi. (Adv/Dinkes)

Keterangan Gambar : Ketua tim penilai lomba dari Provinsi saat berfoto bersama tim Kelurahan Berhasil Kota Kediri, di Kelurahan Banjarmlati.
 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved