Latest Post

Penelitian Tindakan Kelas

Written By Hapra Indo on 4/23/2015 | 08:13

oleh : DEWI WIJAYA, Pengajar SMPN 3 Kalidawir Tulungagung.

Meningkatkan Prestasi dan Motivasi Belajar Bahasa Inggris melalui Strategi Pembelajaran Kontekstual Model Pengajaran Berbasis Proyek/Tugas Pada Siswa Kelas IXB Semester I di SMP Negeri 3 Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/2015.

Kata kunci:

Bahasa Inggris, model pengajaran tugas/proyek Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya dengan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, perlu “ mengerjakannya” yakni penggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan, dan mengerjakan tugas menuntut pengetahuan yang telah atau harus mereka dapatkan.

Penelitian ini berdasarkan permasalahan (a) Apakah penerapan pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis proyek/tugas dapat meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Inggris?

(b) bagaimanakan pengaruh pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis tugas/proyek dalam meningkatkan motivasi , minat perhatian dan partisipasi belajar Bahasa Inggris?

Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah (a) ingin mengetahui bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris setelah diterapkan pembelajaran kontektual model pengajaran berbasis proyek/tugas.

(b) ingin menetahui pengaruh penbelajaran kontekstual model pengajaran berbasis proyek/tugas dalam meningkatkan prestasi dan motivasi belajar terhadap materi pelajaran Bahasa Inggris Penelitian ini menggunakan tindakan (Action research) sebanyak tiga putaran.

Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi.

Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IXB Semester I di SMP Negeri 3 Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/2015.

Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai III yaitu, siklus I (50,00%), siklus II (76,47,00%), siklus III (88,00%) Simpulan dari penelitian ini adalah model pengajaran tugas/proyek dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa Kelas IXB, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Bahasa Inggris.

Penelitian Tindakan Kelas

Disusun Oleh: SUTRIANTO, S.Pd, Pengajar SMPN 3 Kalidawir, Tulungagung.

Upaya Melalui Pembelajaran Berbasis Portofolio Untuk dapat Meningkatkan Nilai Hasil Belajar Ketrampilan Jasa Materi Sifat-sifat Harta, Utang dan Modal dalam Pembukuan Pada Siswa Kelas IXC SMPN 3 Kalidawir Tulungagung Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015.

Kata Kunci:

Nilai Hasil Belajar ketrampilan jasa, metode Pembelajaran Berbasis Portofolio .

Agar dapat mengajar efektif, guru harus meningkatkan kesempatan belajar bagi siswa (kuantitas) dan meningkatkan mutu (kualitas) mengajarnya. Kesempatan belajar siswa dapat ditingkatkan dengan cara melibatkan siswa secara aktif dalam belajar.

Hal ini berarti kesempatan belajar makin banyak dan optimal serta guru menunjukkan keseriusan saat mengajar. Makin banyak siswa yang terlibat aktif dalam belajar, makin tinggi kemungkinan prestasi belajar yang dicapainya.

Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode Pembelajaran Berbasis Portofolio. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan Pembelajaran Berbasis Portofolio.

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IXC Semester I di SMP Negeri 3 Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.

Berdasarkan data yang diperoleh dari siklus 1 dan siklus 2 menunjukkan adanya peningkatan ke arah pencapaian tujuan penelitian. Motivasi belajar siswa pada siklus 1 memperoleh skor 76,14 % pada siklus 2 meningkat menjadi 82,95 % peningkatan sebesar 82,95 % - 76,14 % = 6,81 %.

Pengelolaan pembelajaran berbasis portofolio pada siklus 1 mendapat nilai rata-rata 3,09 pada siklus 2 meningkat menjadi 3,15 terjadi peningkatan sebesar 3,15 – 3,09 = 0,6.

Prestasi belajar siswa yang berupa laporan dokumentasi portofolio juga terjadi peningkatan yaitu pada siklus 1 rata-rata skor 52,20 % dan pada siklus 2 meningkat menjadi 55,25 % peningkatannya sebesar 3,05 %. Sedangkan hasil kerja siswa yang berupa presentasi portofolio dari siklus 1 mendapat skor 20,25 % dan pada siklus 2 22 % terjadi peningkatan sebesar 1,75 %.

Hasil prestasi belajar siswa yang didasarkan hasil belajar dari siklus 1 dengan rata-rata 7,59 dan pada siklus 2 menjadi 8,00 terjadi peningkatan sebesar 0,40. Hal ini berarti pembelajaran Berbasis Portofolio dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya kelas IXC SMPN 3 Kalidawir Tulungagung.

Penelitian Tindakan Kelas

Written By Hapra Indo on 4/22/2015 | 23:08

Oleh : SITI MINATUL KHOIRIYAH, S.Pd, Pengajar SMPN 3 Kalidawir Tulungagung

Peningkatan Nilai Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas IXF SMP Negeri 3 Kalidawir Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015 Melalui Model Kooperatif Jigsaw.

Kata Kunci :

Peningkatan, Nilai Hasil Belajar, Model Pembelajaran Cooperative Jigsaw.

Pembelajaran Ekonomi tidak lagi mengutamakan pada pencapaian target kurikulum tetapi mengutamakan pengembangan kemampuan dan pengembangan ketrampilan berpikir. Ekonomi merupakan salah satu ilmu pengetahuan penting dalam kehidupan sehari-hari yang memerlukan pengamalan nyata untuk mencetak peserta didik agar benar-benar menjadi manusia Indonesia yang berpikir kritis.

Berasal dari permasalahan ini perlu adanya perubahan dalam pembelajaran Ekonomi, salah satunya yaitu menerapkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif jigsaw.

Penerapan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif jigsaw juga sejalan dengan pelaksanaan kurikulum 2004. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk :

(1) mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa Kelas IX F Semester 1 UPTD SMPN 3 Kalidawir Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/2015, (2) mengetahui pengaruh metode pembelajaran model pembelajaran kooperatif jigsaw bagi prestasi belajar siswa.

Sedangkan hipotesis dalam penelitian ini jika guru menerapkan dengan model pembelajaran kooperatif jigsaw maka hasil belajar Ekonomi siswa Kelas IX F Semester 1 UPTD SMPN 3 Kalidawir Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/2015 akan mengalami peningkatan.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket, wawancara dan tes. Observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Wawancara untuk mengetahui pengetahuan peran siswa serta untuk mengetahui interaksi siswa dan guru selama pembelajaran. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran. Dari tes diperoleh nilai belajar siswa yang selanjutnya digunakan pengujian hipotesis.

Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, angket dan tes. Dari hasil tersebut diperoleh nilai ketuntasan tes awal 55,56%, tes siklus I 66,67%, dan tes Siklus II 92,85%. Terjadinya peningkatan nilai dari tes awal, Siklus I dan Siklus II karena adanya kreativitas dan motivasi guru.

Akrtivitas guru dalam pembelajaran dari awal 70,83%m, siklus I 75,00%, dan siklus II 87,50% menunjukkan peningkatan aktivitas guru. Aktivitas siswa dalam pembelajaran dari awal 55,00%, siklus I 72,50%, dan siklus II 96,25% menunjukkan peningkatan.

Sehingga aktivitas guru dan siswa pada akhirnya tergolong sangat baik. Angket respon siswa dari awal 1,20, siklus I 1,28, dan siklus II 1,77 menunjukkan peningkatan. Pada akhirnya respon siswa tergolong sangat positif. Dari hasil wawancara menunjukkan pembelajaran yang dilakukan guru dalam menyampaikan materi sangat relevan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan dengan model pembelajaran kooperatif jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran ekonomi bagi siswa Kelas IX F Semester 1 UPTD SMPN 3 Kalidawir Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/201.

Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling

Oleh : Drs. KASIONO, Pengajar Bimbingan Konseling SMPN 3 Kalidawir Tulungagung

Publikasi Ilmiah :

Penurunan Keterlambatan Siswa Masuk Kelas Setelah Jam Istirahat Melalui Layanan Klasikal Informasi Tata Tertib Sekolah Pada Kelas VIIIC SMPN 3 Kalidawir Tulungagung Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015.

Tujuan utama dari kegiatan belajar mengajar adalah pada siswa yang belajar. Dengan demikian, hakikat mengajar adalah menfasilitasi siswa agar mereka mendapatkan kemudahan dalam belajar, pembentukan kepribadian termasuk mematuhi tata tertib dan disipli.

Mencermati hal tersebut diatas peneliti sebagai Guru Bimbingan Konseling merasa tertarik untuk mengkajinya dan memberikan layanan yang terbaik untuk siswa sehingga terwujud penelitian yang berjudul “ Penurunan Keterlambatan Siswa Masuk Kelas Setelah Jam Istirahat Melalui Layanan Informasi Tata Terib Sekolah Pada Kelas VIIIB SMP Negeri 3 Kalidawir Tulungagung Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015 .

penelitian tindakan kelas ini dijabarkan dalam dua kegiatan, yaitu (1) kegiatan pra-tindakan, dan (2) kegiatan pelaksanaan tindakan yang terdiri dari dua siklus.

1. Kegiatan Pra-Tindaka dilaksanakan tanggal 10 September 2014 pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 3 Kalidawir Kabupaten Tulungagung pada semester 1 tahun pelajaran 2014/2015.

2. Pelaksanaan tindakan siklus II pada tgl 2 Oktober 2014 dan pemantauan hasil layanan pada hari-hari setelahnya dengan cara observasi dan anecdotal record.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Kegiatan Siswa dalam mengikuti layanan menunjukkan kenaikan, yang ditunjukkan oleh hasil angket sikap siswa yang memperoleh skor mean 2,34 atau 58,50 % pada pra-tindakan menjadi 2,86 atau 71,50 % pada siklus I, dan menjadi 3,19 atau 79,75 % pada siklus II.

2. Evaluasi Pemahaman tentang materi layanan siswa menunjukkan kenaikan, yang ditunjukkan oleh hasil evaluasi kegiatan layanan,. Siswa yang tuntas memahami materi layanan dari 28 siswa ( 62,22 % ) pada pratindakan, menjadi 35 siswa ( 77,17 % ) pada siklus I, dan menjadi 40 siswa (88,88 % ) pada siklus II. Sedangkan yang belum tuntas mengalami penurunan dari 17 siswa ( 37,77 % ) pada pra-tindakan, menjadi 10 siswa ( 22,22 % ) padasiklus I, dan menjadi 5 siswa (11,00 %) pada siklus II. Dan dari analisa data Observasi dan anecdotal record tidak ada siswa yang terlambat masuk kelas setelah jam istirahat.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan Layanan Informasi Tata Terib Sekolah Pada Kelas VIIIB SMP Negeri 3 Kalidawir Tulungagung Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015, menurunkan Keterlambatan Siswa Masuk Kelas Setelah Jam Istirahat .

Baru 3 Hari Pulang Dari Malaysia, As' ari Tewas di tebas sahabatnya Karibnya,

Written By Hapra Indo on 4/14/2015 | 17:52

Sampang, hapraindonesia.co – Pembunuhan sadis terjadi di Dusun Pangkerep. Desa Sokobanah Daya. Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang pada Senin (13/4) sekitar pukul 18.30. Moh. Syafiudin. 45, warga Dusun Lebbek, Desa Sokobanah Daya, nekat membunuh As’ari, 40, warga Dusun Pangkerep, Desa Sokobanah Daya yang diduga dipicu dendam asmara.

Sebelum kejadian, As’ari bersama istri sebut saja M, 38, dan anaknya sedang nonton televisi. M sendiri merupakan Istri Syafiudln. Saat jarum jam menunjukkan pukul 18.30. Syafiudin datang ke rumah As’ari dan langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan ceIurit. As’ari yang tidak siap dengan serangan mendadak itu tidak bisa berbuat apa-apa.

As’ari mengalami luka parah akibat serangan bertubi-tubi dari Syafiudin. As’ari mengalami luka sabetan celurit di sekujur tubuh. Luka paling parah terdapat pada bagian dada, bahu kanan dan pinggang. Saat peristiwa penyerangan berlangsung, M tidak berbuat apa-apa. As’ari akhirnya tewas kala itu juga di rumahnya sendiri. Kuat dugaan pembunuhan sadis itu akibat dendam asmara Syaiiudin kepada As’ari.

Dari informasi yang di dapat, sekitar 22 tahun yang lalu, M yang masih merupakan istri Syafiudin dinikahi oleh As’ari di Malaysia. waktu itu Syañudin dipulangkan dari Malaysia ke Madura karena kena razia Polisi Diraja Malaysia. Sebenarnya, Syafiudin dan As’ari merupakan sahabat karib. Namun karena istrinya dinikahi oleh Asy’ari, Syafiudin dendam. Dia melampiaskan dendamnya itu di Desa Sokobanah saat. Asari baru tiga hari tiba dari Malaysia.

Kapolres Sampang AKBP Yudo Nugroho Sugianto melalui Kasatreskrim AKP Hari Siswa membenarkan bahwa pembunuhan sadis itu bermotif dendam asmara. Diduga Syafiudin yang kemudian ditetapkan menjadi tersangka dendam kepada korban setelah istrinya dinikahi. “Pembunuhan ini bermotif dendam asmara. Tersangka cemburu kepada korban. Setelah korban tiga hari berada di Madura, pembunuhan terjadi,” katanya.

Mantan Kasatlantas Polres Sampang ini melanjutkan, se- telah membunuh korban. tersangka menyerahkan diri kepada polisi. Tersangka kemudian diamankan di Mapolres Sampang untuk dilakukan penyidikan. “Tersangka langsung menyerahkan diri ke polisi dan kami sudah lakukan pemeriksaan,” imbuh Hari Siswo. Ditegaskan, dari tangan tersangka polisi menyita sebuah celurit yang digunakan membacok korban.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam Pasal 340 KUHP atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati dan hukuman seumur hidup. Di hadapan polisi Syafrudin mengaku tidak sengaja membunuh korban. Dia mendatangi rumah korban karena ingin melihat cucu dari anaknya bersama M. “Saya menyesal melakukan ini. Saya tidak sengaja membunuh As’ari. Waktu melihat dia berdiri. saya langsung membacoknya,” katanya.

Syafiudin menceritakan, sekitar 22 tahun yang lalu dia bersama M dan As’ari berangkat ke Malaysia. Setelah dua tahun berada di negeri jiran, Syañudin ditahan Polisi Malaysia karena menjadi TKI ilegal. Syafiudin kemudian dipulangkan ke Madura. sementara M, istrinya, dititipkan kepada As’ari. Tak dinyana, beberapa tahun kemudian As’ari malah menikahi M di Malaysia. (Rm/Ahmad)

Pemkot Kediri Gelar Pameran dan Festival Batu Mulia - Akik Tingkat Nasional

Written By Hapra Indo on 4/11/2015 | 21:18

Kediri, hapraindonesia.co - Maraknya bisnis batu permata dan akik belakangan ini, membuat Pemkot Kediri menggelar Pameran dan Festival Batu Mulia - Akik Tingkat Nasional. Acara yang bertajuk Kemilau Kediri Satukan Hati ini digelar tanggal 8 hingga 12 April 2015.

Dalam acara tersebut terdapat 36 pedagang dan pengrajin akik selain dari Kota Kediri sendiri juga terdapat beberapa stan dari luar daerah Kota Kediri seperti Kabupaten Tulungagung, Ponorogo, bahkan Kota Tangerang untuk memamerkan perhiasan batu mulia dan akik di Gor Jayabaya Kota Kediri.

Sambutan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kasenan, ST, MT mengatakan geliat pecinta batu akik di Kota Kediri ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah.

Kasenan juga mengatakan demam batu akik ini juga membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Kota Kediri. Banyaknya pegiat batu di pusat Kota Kediri, menurutnya juga menjadi lahan pekerjaan bagi masyarakat.

“Bangunlah dedikasi dengan memberikan inovatif dalam mengolah batu akik yang saat ini tengah booming. Sehingga tidak hanya untuk perhiasan berupa cincin dan kalung, batu akik ini juga bisa dijadikan karya lainnya yang bernilai jual tinggi,” harap Kasenan saat membuka acara Pameran (10/4).

Selain pameran batu akik, pihak panitia juga memberikan kesempatan untuk pengrajin batu dan ring cincin bisa tampil agar usahanya dikenal oleh masyarakat luas. “Ini sebuah kesempatan untuk pemilik toko akik bisa memamerkan koleksi terbaik tokonya,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Drs. Kristianto.

Selanjutnya, Kristianto mengatakan selain pameran akik juga dilaksanakan pelatihan batu akik. “Jadi para peserta pelatihan akan dilatih membedakan jenis-jenis batu akik serta memoles batu akik agar indah dan memiliki daya tarik,” terangnya.

Di dalam acara tersebut Kristianto melanjutkan juga diadakan acara Gemstone Contest. Di dalam Gemstone Contest ini para peserta menampilkan batu akik terbaik mereka yang terdiri dari 8 kelas dengan 18 kategori batu akik. "Selain itu di Hari Sabtu Pemkot Kediri juga mengundang Surabaya Jazz festival sebagai puncak acara Pameran dan Festival Batu Mulia - Akik Tingkat Nasional ini,” terangnya.(Adv/Hms)

Diduga Keracunan Obat, Tukang Foto Meninggal di Kamarnya

Written By Hapra Indo on 4/09/2015 | 13:50

Kediri, hapraindonesia.co - Diduga overdosis keracunan obat, Budi Hartanto, (32)yang berprofesi sebagai tukang foto warga Jalan Veteran Desa, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Kamis (9/4) pagi sekitar pukul 07.00 Wib, ditemukan tewas dengan kondisi tubuh lebab membiru, di kamar tidurnya. Keluarga takut dengan kondisi korban yang mengkhawatirkan, akhirnya melapor ke pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun, peristiwa penemuan mayat ini diketahui oleh Iin Suharlina, (70) ibu korban. Saat itu dia hendak membangunkan korban untuk mengingatkan waktunya untuk bekerja. Sungguh kaget sang ibu ketika membuka pintu kamar anaknya melihat sang anak sudah tak bernafas dengan kondisi terlentang di kamar tidurnya.

Takut terjadi hal yang mengkhawatirkan karena disamping kamarnya ditemukan obat dan satu tusuk jarum, ibu korban didampingi perangkat desa setempat melapor ke Polsek Gurah. Setelah mendapat laporan tersebut petugas bersama tim medis Puskesmas setempat mendatangi rumah korban.

Dari hasil pemeriksaan tubuh korban oleh tim medis, di tubuh korban bagian kepala hingga perut sekujurnya tubuhnya membiru. Sementara itu di kakinya ditemukan bekas luka tusuk jarum yang berada di sampingnya.

"Dari keterangan keluarga korban kemarin malam sekitar pukul 22.00 Wib, korban keluar dan tidak ada kejanggalan tanda-tanda dia ada permasalahan. Saat ini kami menemukan 2 butir kapsul, 2 tablet dan bekas jarum bakar. Kami menduga korban meninggal dunia akibat overdosis. Namun, kami masih melakukan penyelidikan karena obat dan bekas jarum akan kita bawa ke laboratorium untuk mengetahui hasilnya,"tutur Kasi Humas Polsek Gurah Aiptu Sriatik.(Dt/B@m)

Keterangan Gambar  : Pihak kepolisian bersama keluarga saat memeriksa tubuh Budi Hartono yang diduga keracunan obat.

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved