Latest Post

HUT Kota Kediri ke-1137, Pemkot Gelar Semaan Al-Qur’an

Written By Hapra Indo on 8/01/2016 | 10:38

Kediri, hapraindonesia.co - Halaman Balai Kota Kediri nampak sesuatu yang berbeda sejak pagi ini, minggu (31/7). Nampak ratusan warga secara bergiliran melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan sebagian yang lainnya nampak melakukan semaan yang dimulai sejak pukul 5.30 pagi. Agenda Semaan Al-Qur’an adalah salah satu dari rangkaian peringatan HUT Kota Kediri ke-1137.

Walikota Kediri Abdullah ABu Bakar, menyampaikan bahwa usia 1137 tahun Kota Kediri didasari dari prasasti yang berada di kuwak yang dijadikan patokan sebagai perhitungan bahwa tahun ini Kota Kediri menginjak usia ke-1137. “Di usia Kota Kediri yang sudah matang ini, semoga pemerintahannya semakin bagus serta kita semua bisa menjadikan Kota Kediri lebih baik lagi”, ujar Mas Abu sapaan akrab walikota kediri.

Mas Abu mengungkapkan bahwa peringatan HUT ini dilakukan dalam kurun waktu sekitar satu bulan dengan beragam kegiatan yang diadakan. “Qataman Al-Qur’an ini kita diadakan di awal agar seluruh pelaksanaan kegiatan peringatan HUT ini berjalan dengan baik dan lancar”, imbuh Mas Abu.

Untuk kedepannya, Mas Abu mengharapkan agar kegiatan Semaan Al-Qur’an ini dapat menjadi agenda tahunan dan semoga do’a masyarakat Kota Kediri dapat dikabulkan. Dalam kesempatan yang sama, Mas Abu menegaskan bahwa di dalam program reformasi mental yang dicanangkan oleh Joko Widodo ini dapat diterapkan dengan mengajarkan ilmu keagamaan kepada anak-anak. “Les mata pelajaran itu penting, tetapi pembelajaran tentang agama itu juga penting agar kedepannya anak-anak kita menjadi penerus yang berakhlak baik”, ungkap Mas Abu.

Lebih lanjut, Mas Abu juga mengharapkan agar di Kota Kediri tidak akan terjadi kekerasan terhadap anak dan perempuan dengan adanya Satgas Perlindungan Anak dan Perempuan yang melibatkan hingga aparatur RT dan RW.

Dalam acara yang sama, Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang hadir dalam acara semaan Al-Qur’an hari ini. “Semoga dengan semaan Al-Qur’an ini, seluruh masyarakat di Kota Kediri mendapatkan rahmat dari Allah”, ungkap Ning Lik.

Dalam kesempatan yang sama, Ning Lik juga mengharapkan semoga pelayanan di pemerintahan Kota Kediri kepada masyarakat dapat meningkat. (Adv/Hms)

Foto : Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar Bersama Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah ketika menyapa ratusan warga yang berpartisipasi dalam Semaan Al-Qur’an di Balaikota Kediri

"Harmoni Kediri The Service City" Wujud Upaya Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Written By Hapra Indo on 7/30/2016 | 10:33

Kediri, hapraindonesia.co - Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya. Itulah yang sedang diwujudkan Pemerintah Kota Kediri. Begitu lah ungkap Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam Welcome Party Seminar Tata Kelola Pemerintahan, Jumat (29/7).

Mas Abu sapaan akrab walikota kediri, Abdullah Abu Bakar menjelaskan, saat ini Kota Kediri sedang merebranding Kota Kediri. "Branding Kota Kediri adalah Harmoni Kediri The Service City. Mudah-mudahan dalam keharmonisan yang ada di Kota Kediri kita bisa memberikan segala bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat," jelasnya.

Dihadapan perwakilan dari beberapa daerah yang ada di Jatim, Mas Abu mengatakan Kota Kediri bukan merupakan kota wisata. Namun Kota Kediri adalah kota jasa dan pendidikan, sehingga Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat.

"Kita juga terus memperbaiki sistem-sistem pelayanan yang ada di Kota Kediri. Harapan kami masyarakat akan puas dengan pelayanan yang ada di Kota Kediri. Dan kita bisa menjadi kota pelayanan bagi investor yang akan membuka usaha di Kota Kediri" ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Abu juga menambahkan akan merubah paradigma pemerintahan selama ini. "Pemerintahan saat ini adalah pemerintahan yang melayani bukan lagi dilayani. Jadi saya menginginkan semua harus terlayani dengan baik di Kota Kediri ini," imbuhnya.

Dalam acara welcome party ini juga dihadiri Prof.Rhenald Kasali PHD yang besok (30/7), akan menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Tata Kelola Pemerintah.(Adv/Hms)

Tari Kolosal 1000 Topeng Panji, meriahkan Pembukaan HUT Kota Kediri ke-1137

Written By Hapra Indo on 7/29/2016 | 08:18

Kediri, hapraindonesia.co - Tari Kolosal seribu topeng panji kembali digelar di Stadion Brawijaya Kediri, Kamis (28/07). Setelah pagelaran ini sukses pada tahun lalu, kali ini tarian ini dihadirkan lagi untuk menghibur warga Kota Kediri dalam rangka pembukaan hari jadi kota kediri yang ke -1137.

Kali ini tari 1000 topeng panji mengangkat tema "Panji Agung Ngangklang Jagad", yang menggambarkan tentang perjalanan Raden Panji yang dikenal sebagai pengembara.

Masih seperti tahun lalu, Tari kolosal seribu topeng panji ini dibawakan oleh para pelajar mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP yang ada di kota kediri. Para penari tergabung dalam berbagai sanggar tari di Kota Kediri.

Dalam sambutannya Mas Abu, sapaan akrab Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan harapannya terhadap warga Kota Kediri. Dia berharap agar warga Kediri senantiasa melestarikan kebudayaan asli Kediri, yakni Panji. Salah satunya adalah dengan tidak bosan-bosannya mempelajari dan mengenal lebih dalam lagi tentang kisah Panji.

Dalam kesempatan tersebut Mas Abu juga sekaligus memperkenalkan brand baru Kota Kediri, yakni Kota Kediri the service city. Dengan brand baru tersebut, dia yakin Kota Kediri akan semakin maju dan warganya tidak lagi bermental sebagai orang yang hanya dilayani tapi juga melayani.

Sementara itu ditemui ditempat yang sana, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga Kota Kediri, Nur Muhyar mengaku, tari yang mengangkat cerita asli Kediri ini membuat para penari tidak kesulitan dalam persiapannya. " Hanya dalam waktu lima hari latihan saja, mereka sudah mampu performa dengan baik " ujarnya.

Masih lanjut Nur Muhyar, pagelaran ini sengaja kembali gelar oleh Pemerintah Kota Kediri, selain untuk menghibur, juga bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat kota kediri pada khususnta akan cerita panji yang kini mulai ditinggalkan.

Tarian panji inilah yang akan dijadikan sebagai Tari Khas Kota Kediri. "Panji Inukertopati merupakan cucu Raja Airlangga yang jatuh cinta pada kerabatnya sendiri Dewi Sekartaji. Mereka juga kerabat dari Dewi Kilisuci, seorang dewi yang tersohor di Kediri. Kisah percintaan inilah yang berkembang di masyarakat Kediri. Sehingga menjadi muncul berbagai kesenian seperti tari topeng panji dan juga kesenian jaranan," cerita Nur Muhyar.

Dari pantauan di lapangan, pagelaran tari seribu topeng panji ini cukup menarik antusias masyarakat. Terlihat Lebih dari 500 orang penonton dari semua kalangan hadir untuk menyaksikan langsung pagelaran ini.(Adv/Hms)

Foto : Sedikitnya 1000 penari topeng panji menari bersama dengan apiknya dalam rangka pembukaan hari jadi Kota Kediri yang ke - 1137 di Stadion Brawiaya Kota Kediri.

40 Wisatawan dari 10 Negara Asing Kunjungi Museum Airlangga Kota Kediri

Written By Hapra Indo on 7/28/2016 | 20:23

Kediri, hapraindonesia.co - Sedikitnya 40 wisatawan dari 10 negara asing yang tergabung dalam South East Asian Art History and Conservation, berkunjung dan melihat secara langsung Budaya, Kesenian dan Peninggalan sejarah yang ada di Museum Airlangga yang terletak dikawasan Gua Selomangleng, Kota Kediri, (28/07). Agenda kunjungan mereka ke Kota Kediri, Jawa Timur kali ini adalah dalam rangka Tur Budaya untuk mengenal budaya dan sejarah Indonesia.

Dari kesepuluh negara yang kali ini berkunjung ke Kota Kediri diantaranya berasal dari negara Amerika Serikat, Belanda, Singapura, Kamboja, Tailand, Malaysia, Inggris, Prancis, Vietnam dan India, yang tergabung dalam South East Asian Art History and Conservation.

Dari pantauan di lokasi terlihat antusiasme mereka yang sangat tinggi saat mengunjungi kawasan wisata Goa Selomangleng. Puluhan wisatawan langsung melihat benda benda peninggalan purbakala yang ada di museum airlangga, karena di tempat tersebut memiliki sisi budaya, dan nilai sejarah yang sangat tinggi didalamnya.

Sementara itu ditemui di lokasi seusai makan bersama dengan para wisatawam, Mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, menyampaikan terima kasih atas kunjungannya ke Kota Tahu tersebut. Mas Abu berharapa mudah mudahan kedepannya bisa berkolaborasi dengan turis untuk bersama menjaga warisan budaya dan sejarah yang ada di Kota Kediri agar dapat dinikmati oleh anak cucu nantinya.

“Kita tunjukkan bahwa orang-orang dari negara lain datang kesini untuk melestarikan budaya kita yang sangat bagus. Dan harapan saya, rekan-rekan muda di Kota Kediri juga bisa mempelajari apa yang telah kita miliki di Kota Kediri baik berupa benda ataupun non-benda serta budayanya juga”, ungkap Mas Abu.

Emma Stean salah satu peserta tour dari Kota New York Amerika Serikat merasa senang den beruntung bisa mengikuti liburan budaya yang digelar oleh Ubaya. Menurut Emma di Jawa Timur, tepatnya di Kediri lokasinya sangat indah dan menyimpan banyak sejarah dan arkeologi di dalamnya. “Kediri is beautiful place, many important archeology in here. Im so lucky can visit this place,” ujar Emma Stean.

Dalam acara kunjungan ini dimanfaatkan oleh para turis untuk melihat koleksi peninggalan sejarah yang ada di Museum Airlangga dan pameran budaya yang diadakan oleh Disbudparpora Kota Kediri di kawasan wisata Goa Selomangleng. Dan yang tidak kalah menarik beberapa turis yang berkunjung juga menyempatkan belajar menari, tarian sampak jaranan kesenian khas kota kediri bersama Deky Susanto salah satu pelaku seni di kota kediri.

Sementara itu Kadisbudparpora Kota Kediri ketika ditemui mengatakan kegiatan ini adalah adalah salah satu kewajiban pemerintah untuk mengenalkan dan menggali budaya daerah khususnya kediri masa lalu seperti apa. "Oleh karena itu tamu asing kita ajak kesini agar lebih mengenal situs goa selomangleng. Selain itu kegiatan ini merupakan stimulus dari kita untuk bisa lebih menggali lagi tentang Selomangleng" ujarnya. (Adv/Hms)

Foto : Terlihat salah seorang wisatawan asing sedang melihat-lihat hasil karya asli kediri kertas topeng panji di Museum Airlangga di kawasan wisata Goa Selomangleng Kota Kediri.

Awali Serangkaian Peringatan HUT ke-1137, Pemkot Gelar Doa Bersama

Written By Hapra Indo on 7/27/2016 | 09:29

Kediri, hapraindonesia.co - Dalam rangka mengawali serangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun Kota Kediri yang ke - 1137, Pemerintah Kota (Pemkot) mengundang seluruh umat beragama di ruang Jayabaya Balai Kota Kediri, Selasa (26/07). undangan ini bertujuan untuk melakukan  berdoa bersama demi mewujudkan kota yang harmonis dan religius.

Seluruh tokoh masyarakat, pemuka agama, tokoh organisasi agama serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hadir dalam doa bersama yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wib tersebut. Panitia mencatat, sekitar 400 tamu yang hadir termasuk pegawai dibawah Pemkot Kediri.

Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri yang didampingi Wakil Walikota Lilik Muhibbah mengatakan, doa bersama itu digelar dengan harapan Kota Kediri menjadi semakin harmonis serta toleransi beragama berjalan dengan baik dan sempurna. “Saya berharap semua elemen, baik pemerintah maupun tokoh agama bersama-sama menjaga kondisi Kota Kediri tetap aman, hormonis. Sehingga, pembangunan di Kota Kediri ini berjalan dengan baik,” kata mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri.

Dengan bertambahnya usia Kota Kediri, mas Abu mengatakan, pihaknya memiliki tanggungjawab yang lebih besar dalam melayani masyarakat agar Kota Kediri lebih baik lagi. Oleh karenanya, hari jadi pada tahun ini pemerintahan yang melayani atau Harmoni Kediri the service city. “Kita ingin mengubah paradigma rekan-rekan di Pemda (Pemerintah Daerah) pelayanannya kepada masyarakat semakin baik lagi.

Sedikit demi sedikit kita terus perbaiki sehingga harapannya, kami meletakkan pondasi ini dengan benar dengan Pemerintah yang melayani,” tambahnya Usai membuka doa bersama, Mas Abu dan Ning Lik meninjau lokasi doa bersama pada setiap agama.(Adv/Hms)

Tuntutan Tak Ada Kejelasan, Warga Baluweti Tutup Akses Jalan

Written By Hapra Indo on 6/16/2016 | 19:45

Kediri, hapraindonesia.co - Warga Kelurahan Balowerti Kota Kediri gerah, pasalnya tuntutannya kepada pihak Kelurahan, Kecamatan maupun dari pihak pengembang PT. S K Bangun Persada Asri yang melakukan pengurukan lahan dikelurahan Balowerti Kecamatan Kota Kota Kediri tidak ada kejelasan dan penyelesaian.

Warga spontanitas yang terdiri dari warga Kelurahan Balowerti dan Semampir serta para petani yang menggarap lahannya disekitar kegiatan pengurukan lahan milik PT SK Bangun Persada menutup akses jalan masuk kelokasi pengurukan, Kamis 16/6/2016.

Ketua Rt 32 Rw 8, S Danan Jaya saat dikonfirmasi mengatakan akses jalan yang menuju ketempat lokasi pengurukan lahan yang sekarang yang masih tahap pengurukan, rencananya dibangun perumahan oleh pengembang Upoyo Sarjono PT SK Bangun Persada Asri belum ada kejelasan serta penyelesain mengenai saluran tersier yang ditutup oleh pihak pengembang. “Dari pengembanng belum ada kejelasan dan belum beres untuk penyelesaian saluran tersier yang ditutup oleh Upoyo sarjono pihak pengembang perumahan persada asri, “jelas ketua Rt 32 Danan Jaya.

Lebih lanjut Ketua Rt 32 Danan Jaya menuturkan dalam proses pengurukan lahan tersebut, saluran tersier yang ada dilahan tersebut ikut tertutup dengan tanah urukan dan pihak warga dengan kelurahan sudah mengadakan pertemuan 15/6/2016 kemarin sekitar jam 13.30 WIB. “Kita sudah berupaya ke kelurahan Balowerti untuk menyelesaikan masalah tersebut, tapi dari pihak kelurahan tidak ada titik kejelasan bahkan dari pihak pengembang sendiri Upoyo Sarjono kalau urusan itu dikembalikan ke pemerintah daerah kota Kediri, ” tambah Danan.

“Dampak saluran tersier yang diuruk sekaligus saluran digunakan untuk mengairi lahan persawahan menjadi buntu akibat dari urukan lahan yang akan digunakan untuk membangun perumahan tersebut aliran air yang biasanya melewati saluran tersier yang juga berfungsi untuk mengaliri lahan persawahan tersumbat dan lebih parahnya lagi bisa mengakibatkan genangan air yang meluber kejalan, “jelas Ketua Rt Danan.

Terpisah salah satu warga yang juga peduli terhadap lingkungan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa saluran air yang merupakan saluran tersier ini diduga memang sengaja untuk dimatikan dilihat dari semua saluran yang ada sudah diuruk dengan tanah urukan. “Seperti yang ada di sekitar medangkamulan gang 6 , dan sistem irigasi untuk petani serta genangan air di RT 30, 31, dan RT 32 yang pada saat hujan sehari saja air sudah menggenang apalagi hujan terus menerus bisa mengakibatkan banjir nantinya, “ungkap Sugeng Hariadi.

“Apakah dari pengembang sendiri tidak memikirkan dampak dari penutupan saluaran tersier, yang berimbas pada petani dan juga nantinya akan bisa mengakibatkan banjir, “keluh Sugeng Hariadi.

Sampai berita ini diturunkan baik pihak pengembang maupun pihak kelurahan belum dapat dikonfirmasi terkait dengan hal tersebut karena sulitnya akses masuk.

Sekedar diketahui bahwa warga sekitar kelurahan Balowerti mengharapkan dari pihak PT SK Persada Asri untuk memperbaiki jembatan yang rusak akibat dilalui kendaraan yang melebihi kapasitas, perbaikan akses jalan petani dan TPA, menuntut dikembalikannya saluran tersier yang sudah terpendam urukan, menuntut dikembalikan fasilitas umum yang hilang, dan meminta penjelasan terkait tukar guling. (Ko/B@m)

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Kapolres Kediri Kota

Written By Hapra Indo on 6/15/2016 | 17:05

Kediri, hapraindonesia.co - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Anton Setiadji, S.H., M.H memimpin serah terima jabatan Kapolres Kediri Kota di Gedung Rupatama Polres Kediri Kota, Rabu 15/6/2016 pukul 13.00 WIB.

Selama satu setengah tahun lebih AKBP Bambang Widjanarko Baiin, S.IK, M.Si memegang tongkat kepemimpinan di Polres Kediri Kota, sejak bulan Januari 2015 sampai dengan Juni 2016, AKBP Bambang Widjanarko Baiin, S.IK, M.Si melaksanakan tugas, tanggung jawab dan amanah sebagai Kapolres Kediri Kota.

Kini tongkat kepemimpinan Kapolres Kediri Kota diserah terimakan dari AKBP Bambang Widjanarko Baiin, S.IK, M.Si Kepada Pejabat Kapolres yang Baru, AKBP Wibowo, S.IK. Acara serah terima jabatan Kapolresta Kediri tersebut dipimpin langsung Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Drs Anton Setiadji, S.H., M.H di Gedung Rupatama Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Widjanarko Baiin, S.IK, M.Si digantikan AKBP Wibowo, S.IK yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Buton Selatan Sulawesi Tenggara, sedangkan AKBP Bambang Widjanarko akan melanjutkan tugas sebagai Wakil Kepala Satuan Brigadir Mobil (Wakasat Brimob) Polda Kalimantan Selatan.

Sekedar diketahui serah terima jabatan Kapolres Kediri Kota kali ini dihadiri oleh pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Jajaran Rayon IV dan Pejabat Utama Polres Kediri Kota. Usai acara sertijab dilanjutkan acara ramah tamah Kapolda Jatim dengan tokoh agama, tokoh masyarakat se- Kediri di halaman Mapolres Kediri Kota.(B@m)
 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved