Latest Post

Ning Ita Berikan Apresiasi Kepada Pelaku IKM Unggul 2019

Written By Hapraindonesia on 10/16/2019 | 17:30

Foto Istimewa
Mojokerto,Hapraindonesia.co - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengapresiasi usaha dan tekad para pelaku industri kecil menengah (IKM) di seluruh Kota Mojokerto, yang turut menyukseskan pembangunan pemerintah daerah melalui Spirit of Majapahit. Hal ini, diungkapkannya saat menghadiri Presentasi Hasil Pendampingan dan Pembinaan Manajerial Terhadap IKM Kota Mojokerto 2019.

Acara yang dilaksanakan di Ruang Nusantara, Kantor Pemerintah Kota Mojokerto pada Rabu (16/10) sore ini, turut dihadiri Ketua Dekranasda Kota Mojokerto Nur Chasanah, Wakil Ketua Dekranasda Irma Lumiga, Kepala Disperindag Ruby Hartoyo, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Serta para mentor yang didatangkan langsung dari Bali, Dwi Iskandar dan Maria Quaryanti dari Business Export and Development Organization (BE-DO).

Presentasi ini dilaksanakan oleh para pelaku IKM yang merupakan hasil pendampingan dan pembinaan di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Mojokerto. Dimana, dari ratusan pelaku IKM, hanya dipilih 27 peserta yang mengikuti coaching clinic selama tiga kali pertemuan.

"Ada seleksinya. Diawal, ada 109 peserta yang ikut. Lalu diseleksi menjadi 75 orang. Kemudian diseleksi kembali menjadi 50 orang. Terus diseleksi lagi menjadi 27 peserta. Yang kemudian, dari 27 orang tersebut hanya ada sembilan IKM yang lulus. Dimana dari sembilan IKM itu, bisa menjadi IKM yang mandiri dan berdaya saing untuk Kota Mojokerto," kata Ning Ita, sapaan akrabnya.

Ning Ita berharap, nantinya produk hasil dari para IKM tersebut dapat membawa nama Kota Mojokerto semakin dikenal di seluruh penjuru Nusantara. Sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Mojokerto yang nantinya akan menjadi Kota Pariwisata. "Karena, IKM yang sehat itu, IKM yang sehat hasil produksinya, sehat administrasinya dan mampu membuka peluang tenaga kerja," imbuhnya.

Acara ini pun, ditutup dengan pemberian piagam penghargaan kepada para pelaku industri yang terpilih sebagai IKM Unggulan 2019. Dari puluhan IKM se-Kota Mojokerto yang mengikuti coaching clinic, Ning Ita memberikan penghargaan kepada sembilan IKM unggulan yang dinyatakan telah lulus dalam pembinaan manajerial perusahaan. (T@urus)

Hari Pertama Kampanye Pilkades Sampangagung, Meriah dan Aman

Foto Istimewa
Mojokerto,Hapraindonesia.co - Tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap I di Kabupaten Mojokerto memasuki masa kampanye. Berbagai cara dilakukan calon kepala desa (Cakades) untuk menarik simpati pemilih.

Di antaranya, dengan
menyampaikan visi dan misi serta rencana program kerja dari Cakades yang akan dijalankan pada masa periode kepemimpinannya.

Seperti yang terlihat dilakukan di Desa Sampangagung Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto Cakades Nomer Urut 2 Ikhwan Arofidana yang berlangsung meriah. Bertempat di Lapangan Sampangagung. Rabu (16/10/2019)

Ratusan simpatisan pendukung Calon Kepala Desa Nomer Urutan 2 Ikhwan Arofidana memadati lapangan Desa Sampangagung hendak mengikuti kampanye.

Dalam konvoi ini,sangat unik menggunakan kereta kelinci, sepeda motor dan truk diikuti anak-, anak kecil, anak muda sampai orang tua. Start di lapangan Sampangagung mengelilingi dengan rute dusun sudimoro dusun turi dusun sugewaras dusun brobo dusun gedunggale terakhir wunut kembali lapangan sampang.

Cakades Sampangagung di dampingi Suhartono Kades Sampangagung dengan semangat membara bersama tim suksesnya menyampaikan visi misinya.

Dan dilanjutkan dengan undian dan pembagian doorpres

Untuk menghindari pertemuan antar masa pendukung yang dapat menimbulkan gesekan maka kampanye masing masing Calon Kepala Desa dibedakan waktunya.

Acara konvoi ini dimulai yakni pukul 13.00 sampai 16.30, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan.

Dari hasil pantauan, kampanye di beberapa tempat berlangsung lancar, aman dan damai.

"Mudah-mudahan, semua proses yang ada berjalan lancar dan tetap aman," ucap panitia (T@urus)

Sertifikasi IDL, RAD TB, dan Penyerahan KIS-PBID Kabupaten Mojokerto Tahun 2019

Foto Istimewa
Sertifikat IDL Jadi Syarat Masuk PAUD/TK

Mojokerto,Hapraindonesia.co - Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, didampingi Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, meluluskan dan memberi sertifikat Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada 54 orang balita dari 27 puskesmas se Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/10) siang di Pendapa Graha Majatama.

Acara yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto ini, juga sekaligus dalam rangka sosialisasi rencana aksi daerah (RAD) penanggulangan tuberkulosis (TB), serta penyerahan simbolis Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran Daerah (KIS-PBID).

Didik Chusnul Yakin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, pada laporan sambutannya menjelaskan bahwa wisuda pada balita yang telah lulus IDL, sebagai bentuk awareness, dan menegakkan pentingnya cakupan IDL yang harus didapat oleh seorang anak sebagai sebuah hak.

“IDL di Kabupaten Mojokerto meningkat lebih dari 100 persen. IDL lengkap harus didapatkan oleh seorang anak. Kejadian difteri di Jawa Timur beberapa tahun lalu, salah satunya disebabkan IDL yang tidak terpenuhi. Maka kami ingin IDL bisa diberikan sebagai hak anak. Bagi yang sudah memenuhi, bisa kita beri sertifikat. Ini upaya kita untuk melindungi generasi sehat,” jelas Didik.

Terkait tuberkulosis (TB), Didik menegaskan meski Kabupaten Mojokerto tidak ada kejadian serius terkait TB, namun pencegahannya harus tetap dilakukan dengan sosialisasi intens. Ia juga mengumumkan pencanangan seluruh elemen bersatu untuk memerangi TB.

Sedangkan Wakil Bupati Pungkasiadi, pada sambutan arahannya turut mengapresiasi IDL sebagai kewajiban pemenuhan hak anak. Terlebih sertifikat IDL, akan menjadi salah satu syarat bagi balita yang akan masuk PAUD atau TK.

“Setiap balita harus mendapat IDL. Kami apresiasi inovasi Dinas Kesehatan, atas inovasi sertifikasi IDL bagi balita. Apalagi nanti sertifikat IDL jadi syarat administrasi masuk dunia pendidikan seperti PAUD/TK,,” kata wabup.

Terkait TB, wabup minta hal tersebut terus diperangi bersama. Sebab berdasarkan data WHO, Indonesia sempat menduduki peringkat dua dunia masalah TB dan beban TB tertinggi. Maka untuk mempercepat eliminasi TB, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melakukan sosialisasi sekaligus peluncuran Perbup Nomor 18 tahun 2019 tentang rencana aksi daerah penanggulangan TB tahun 2019-2023.

“Kita patut bersyukur, sebab Puskesmas Bangsal dengan inovasi Gemar Bertasbi (Gerakan Masyarakat Berantas TB, 1 Rumah 1 Kader TB Paru) diapresiasi oleh Kemenpan RB tahun 2018 lalu. Dan kini sudah ada Perbup terkait masalah TB. Kita harap ini semua dapat membantu percepatan eliminasi TB,” jelas wabup.

Selanjutnya untuk JKN KIS, Pemkab Mojokerto pada tahun 2019 ini telah menganggarkan untuk mendaftarkan masyarakat miskin ke JKN-KIS sebesar Rp 12 miliar, dengan sasaran jangkauan 42.750 orang. Pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menambahkan jumlah 17.315 orang. Sehingga total keseluruhan masyarakat miskin yang mendapat bantuan iuran APBD sejumlah 60.065 orang.


“Ke depan, melalui program ini (KIS-PBID) kita harapkan Kabupeten Mojokerto dapat mewujudkan Universal Health Coverage (UHC), atau pelayanan kesehatan semesta,” pungkas wabup pada bagian terakhir sambutan arahannya. Acara turut dihadiri Ketua DPRD Ayni Zuroh, kepala OPD, serta camat.(T@urus/Adv)

Pelatihan Character Building ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto Tahun 2019

Written By Hapraindonesia on 10/15/2019 | 17:00

Foto Istimewa

Bentuk Karakter ASN Kelas Dunia


Mojokerto,Hapraindonesia.co - Aparatur Sipil Negara (ASN) zaman now, dituntut untuk bisa menguasai kompetensi teknis dasar yakni informasi dan teknologi (IT), kemampuan bahasa asing, hospitality, networking, dan entreprenuership.

Hal tersebut juga digenjot oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), dengan memberi pelatihan character building tahun 2019 pada 80 orang ASN eselon III-b.

Dengan mengusung tema “Membangun Karakter SDM Aparatur Menuju Smart ASN di Kabupaten Mojokerto”, kegiatan yang diresmikan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi ini diharapkan mampu mencetak smart ASN yang siap dan mumpuni di era Revolusi Industri 4.0 yang dinamis, kompleks, dan berubah-ubah.

“ASN kita harus bisa bersaing dengan negara-negara lain di era revolusi industri 4.0. Salah satu prioritas reformasi birokrasi hingga tahun 2024 adalah, mewujudkan kompetensi ASN berkelas dunia,” kata wabup, Selasa (15/10) siang di Hotel Ayanna Trawas.

Untuk diketahui, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), telah mencanangkan pembangunan smart ASN sejak tahun 2019. Dimana setiap ASN dituntut untuk dapat menguasai kompetensi teknis dasar, yakni IT, bahasa asing, hospitality, networking, dan entrepreneurship. ASN juga harus memiliki kompetensi yang handal agar mampu mengantisipasi setiap peluang, dan perubahan yang terjadi di kancah persaingan global.

melalui kegiatan pelatihan character building yang diisi dengan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) training, peserta diajak mengenal karakter sejati diri sendiri, dan selanjutnya membentuk karakter itu agar sejalan dengan pekerjaan.

Training juga memberikan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Sehingga diharapkan peserta ASN dapat menjadi pemimpin yang mampu mempraktekkan nilai “Tujuh Budi Utama” yaitu jujur, tanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli.

“ESQ training dapat membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi, serta mengerahkan seluruh potensi diri untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif, lebih aktif dan lebih berhasil,” tambah wabup.

Turut hadir pada pelatihan ini Kepala BKPP Kabupaten Mojokerto Susantoso, Inspektur Kabupaten Mojokerto Bambang Wahyuadi, Kepala Bakesbangpol Edy Taufik, Plt Pol PP, OPD terkait lainnya, dan turut dihadiri oleh Narasumber ESQ Leadership Jawa Timur.(T@urus)

Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-74 Tahun 2019

Written By Hapraindonesia on 10/12/2019 | 17:00

Foto Istimewa

Desa Kalikatir Terima Penghargaan Destana Kategori Pratama

Mojokerto,Hapraindonesia.co-Kalikatir Kecamatan Gondang, berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) 2019 kategori Pratama.
Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pada Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, saat upacara peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur  ke-74, Sabtu (12/10) pagi di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dengan mengambil tema “Semangat Nawa Bhakti Satya untuk Jawa Timur Maju Sejahtera”, Gubernur Khofifah ingin agar peringatan hari jadi ke-74, menjadi pemacu semangat agar Jawa Timur bisa maju dari semua lini. Tak cukup mengantongi prestasi saja, namun harus mampu mengatasi berbagai problem di masyarakat. Seperti kemiskinan, kesehatan, kelestarian lingkungan, dan lain-lain.

“Provinsi Jawa Timur sudah banyak capaian prestasinya. Namun kita harus tetap melanjutkan perjuangan. Seperti mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, membangun karakter masyarakat, mengatasi masalah kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan, serta merajut keharmonisan sosial,” kata khofifah bertindak sebagai irup.

Gubernur Khofifah juga sempat mengutip sebuah kaidah yang artinya memelihara yang lama yang baik, dan mengambil yang baru yang lebih baik. Menurutnya hidup senantiasa menuntut perubahan.
“Maka dari itu kami berusaha melanjutkan hal-hal baik dari pemerintahan sebelumnya. Kami terus berinovasi untuk menjawab dinamika, denga semangat CETTAR (cepat, efektif, efisien, transparan, tanggap, akuntabel, dan
responsif),” tambah orang nomor satu di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah pada kesempatan ini juga memberi anugerah Lentjana Jer Basuki Mowobeo, pada forum komunikasi Jawa Timur, Panglima V Brawajiya, Komando Armada TNI Anggkatan laut, dan Kapolda Jawa Timur.
Sebagai informasi, upacara hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-74, juga dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto di hari yang sama di halaman kantor Pemkab Mojokerto.

Upacara dipimpin  Dandim 0815 Letkol Kav Hermawan Weharima selaku irup.

Beberapa penghargaan juga diserahkan pada upacara ini. Antara lain kompetisi, inovasi, pelayanan publik, dan gelar budaya kerja tahun 2019. (T@urus)

Pelepasan Kontingen Jambore Daerah 2019

Written By Hapraindonesia on 10/11/2019 | 16:30

Foto Istimewa


Tunjukkan Jati Diri Pramuka Kabupaten Mojokerto


Mojokerto,Hapraindonesia.co - orang siswa SMP dan MTs yang tergabung sebagai kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto, dilepas Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, untuk mewakili Jambore Daerah Jawa Timur tahun 2019 yang akan diadakan di kawasan wisata hutan pinus Songgon Kabupaten Banyuwangi.

Para peserta telah menyisihkan 124 orang lainnya, dan diseleksi menjadi 32 orang wakil yang terdiri dari 16 putra dan 16 putri.

Wakil bupati Pungkasiadi selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), pada arahannya berpesan agar peserta selalu  bersyukur karena mendapat pengalaman sekaligus peluang berharga.

Dengan memakaikan jaket secara simbolis, wabup tak lupa berpesan agar kontingen tampil maksimal, dan mampu menunjukkan jati diri Kabupaten Mojokerto pada kegiatan tersebut.

“Tunjukan jati diri Kabupaten Mojokerto yang maju dan kompak. Kontingen harus sukses meraih prestasi, dan jadi kebanggaan daerah,” harap Pungkasiadi, Jum'at (11/10) sore di halaman Pendapa Graha Majatama.


Pelepasan turut dihadiri Sekdakab Heri Suwito selaku Sekretaris Mabicab, Ketua Kwartir Cabang Mojokerto, Kamabigus, OPD terkait dan seluruh peserta jambore didampingi orang tua.(T@urus)

Ning Ita, Pastikan Pengerjaan Re-desain Menara Air Sekarsari Rampung Awal 2020

Written By Hapraindonesia on 10/10/2019 | 13:00

Foto Istimewa

Mojokerto,Hapraindonesia.co - Rencana pemerintah daerah, menjadikan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata bakal segera terlaksana. Hal ini, dibuktikan dengan keseriusan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam mengubah perwajahan menara air dan pemandian air Sekarsari.

Dan pagi ini (9/10) Ning Ita, sapaan akrabnya, kembali meninjau lokasi yang akan menjadi fokus pertama dalam perwajahan baru Kota Mojokerto. Yakni, menara air Sekarsari yang sudah ada sejak jaman Belanda.

Dengan didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ruby Hartoyo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ikromul Yasak dan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ganesh Pressiatantra, Ning Ita meninjau setiap sudut lokasi. Mulai dari menara air hingga pertokoan.

Ning Ita pun, tak main-main dalam mengubah perwajahan menara air Sekarsari ini. Dengan mengusung tema Mahkota Tribuana Tungga Dewi, nantinya akan menyulap menara setinggi 22 meter ini, menjadi lebih gemerlap dengan hiasan lampu.

"Kami tidak mengubah konstruksi bangunan. Tetapi, memperbarui desainnya menjadi lebih modern. Yang semula menaranya hanya 22 meter, akan kami tinggikan menjadi 44 meter," kata wali kota perempuan pertama Kota Mojokerto ini.

Re-desain ini lanjut Ning Ita, akan menjadi objek wisata yang bisa menjadi jujukan pertama saat memasuki gerbang Kota Mojokerto. Sehingga, akan ada ikon baru saat memasuki Kota Mojokerto. Desain menara yang baru, ditargetkan akan selesai pada awal 2020.

"Kami ingin, saat tahun baru 2020 bisa dinikmati sama masyarakat. Dimungkinkan, nantinya pengerjaannya akan dikebut siang malam, selama 24 jam penuh," imbuh Ning Ita.

Selain menara air, Pemerintah Kota Mojokerto juga mengubah perwajahan pemandian air Sekarsari menjadi lebih modern. Pemandian yang dulunya menjadi tempat wisata untuk keluarga, mulai tahun depan akan mulai direnovasi.

"Konsepnya sangat modern. Pertokoan ini, akan kami pindah di bagian atas. Sedangkan yang bawahnya untuk parkir mobil. Karena lahannya minim, kami mengantisipasi jika nanti pengunjungnya membludak. Kami tidak menggusur, melainkan menempatkan pada tempat yang baru dengan desain yang baru," tandasnya. (T@urus)
 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved