Latest Post

Sekdakot Harlistyati Berangkatkan Calon Jama'ah Haji Kota Mojokerto

Written By Hapra Indonesia on 8/12/2018 | 20:10

Foto: Taurus/ HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati melepas Calon Jamah Haji Kota Mojokerto pada saat upacara pemberangkatan  di Pendopo Graha Praja Wijaya Kota Mojokerto Minggu sore (12/08/2018). Sebanyak125 calon jamaah haji telah diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Dalam kesempatan itu mewakili Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Mojokerto, Shokheh melaporkan jumlah keseluruhan CJH Kota Mojokerto tahun 2018 sebanyak 125 Calon Jamaah Haji.

"Dari 125 orang yang akan berangkat terdiri dari 53 orang laki laki dan 72 orang perempuan," paparnya.

Shokheh juga menambahkan calon jamaah haji termuda dari Kota Mojokerto berusia 20 tahun adalah Rifki Tommy Naufal bin Partu Wibowo dan calon jamaah haji tertua bernama Mariani binti Merto yang berusia 77 tahun.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati mewakili Wakil Walikota Mojokerto dalam sambutannya mengatakan, untuk memperoleh haji mabrur harus diawali dengan niat yang tulus.

" Ibadah Haji hendaknya didasari niat yang tulus, semata - mata hanya mengharap ridha dari Allah SWT dan melaksanakannya sesuai dengan cara yang diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya," tutur Harlis.

Harlis  mengingatkan agar para calon jamaah haji menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan kemabruran haji seperti perbuatan dosa karena sifat-sifat tercela seperti sombong, iri hati dan adu domba.

Pada saat pelaksanaan Ibadah  Haji, lanjut Harlis,  CJH dari Kota Mojokerto tentu akan bertemu dengan umat muslim seluruh dunia tidak hanya dari Indonesia dan semuanya memiliki latar belakang budaya yang berbeda.

"Oleh karena itu, adanya perbedaan maupun kesenjangan budaya ini harus disikapi dengan arif dan bijaksana, sehingga tidak menimbulkan gesekan antara calon jama'ah haji, yang akhirnya dapat menimbulkan pertengkaran maupun perpecahan," pesan Harlis.

"Saya berharap para jamaah dapat mengendalikan emosi dan bersabar dalam berinteraksi dengan saudara-saudara sesama muslim," lanjutnya.

Harlis juga berpesan agar para calon jamaah haji dari Kota Mojokerto tetap mengedepankan tolong menolong, gotong royong dan rasa kebersamaan.

Mengakhiri sambutannya  Harlis menghimbau agar para calon jama'ah haji senantiasa menjaga asupan makanan dan minuman, menjaga stamina serta mengatur waktu istirahat.

"Ibadah haji itu membutuhkan daya tahan fisik yang kuat, kalau bapak ibu sekalian bisa menjaga stamina, bapak ibu bisa menjalankan seluruh syarat, tata cara dan rukun haji dengan baik," pungkasnya.

Turut hadir dalam upacara pemberangkatan calon jamaah haji kota mojokerto diantaranya Kapolresta Mojokerto, Perwakilan Kejari Kota Mojokerto, Ketua MUI Kota Mojokerto, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mojokerto, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

(Taurus)

Kejari Kota Mojokerto Gelar Gowes,Senam Ceria Dan Gobrol Bareng

Written By Hapra Indonesia on 8/10/2018 | 20:04

Foto: Taurus/HI
Mojokerto, hapraindonesia - Dalam Rangkah Hari Anak Nasional dan Menyambut Jadi Kemerdekaan RI Ke 73 Kejaksaan Mojokerto Kota Mengadakan acara Gowes dan Senam Ceria. Bersama Kajari Kota Mojokerto Dr. Halilah Rama Purnama, SH, MHum Jum'at (10/8/2018) di Depan halaman Kejaksaan Mojokerto Jln Raya Bypass Meri Kecamatan Kranggan,  dengan tema "Gobrol Bareng Penanaman Nilai- Nalai Kebangsaan Dan Gerakan Anti Haox".

Turut hadir Kapolres Mojokerto AKBP Sigit Dani Setiono, Kepala BNN Kota AKBP Suharsih, Kejari Kota Mojokerto DR Halila Rahma, Kepala UPD se Kota Mojokerto, Kepala Sekolah, Pelajar dan club Gowes.

Ditempat terpisah Kajari Kota Mojokerto Dr. Halilah Rama Purnama, SH, MHum mengatakan kegiatan Gowes dan Senam Ceria ini tidak lain melibatkan semua unsur baik Kepolisian, Kejaksaan, Pemkot Mojokerto, LCCUPD, Kepala Sekolah dan Pelajar.

Foto: Taurus/HI
" kegiatan ini dimaksudkan untuk semakin menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memerangi gerakan anti hoak. Kita juga berkomitmen bahwasanya NKRI merupakan harga mati."Kata Halimah Rama Purnama.

Selain itu tambahnya anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa bisa menyampaikan pendapat, mengetahui antara berita hoax dan tidak sehingga berita yang diterima tidak langsung diterima namun difilter dulu.

"Sinergi ini sangat luar biasa, harapannya yang pasti bersama dan bersatu padu mengisi hasil perjuangan para pejuang sehingga RI menjadi negara maju. Kita yakin Indonesia merupakan energi Asia, tagline kita 'Jangan Lupa Bahagia' ini karena dari awal kita berkomitmen terkait tindak pidana korupsi," katanya.

(Taurus)

Sekdakot Ikuti Kirab “Prasetya Merah Putih”

Written By Hapra Indonesia on 8/06/2018 | 10:28

Foto: Taurus/ HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Untuk mengajak Warga meningkatkan Nilai-nilai Nasionalisme dalam rangka menyambut peringatan HUT RI ke 73 di Kota Mojokerto, Sekdakot Mojokerto Harlistyati hadir dan mengikuti kegiatan “Prasetya Merah Putih yang digelar Minggu (5/08/18) dengan start Jalan Pemuda Kota Mojokerto ke Taman Brantas Indah (TBI).

Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati, hadir mewakili Wakil Wali kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto serta Wali kota dan Wakil Walikota Mojokerto terpilih Ika Puspitasari dan Ahmad Rizal.

Harlis mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan Prasetya Merah Putih ini serta  rasa bangga dan harapan pada generasi muda. “Acara ini, sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan pejuang serta kesiapan mengisi kemerdekaan,”ungkapnya saat memberkan pernyataan.

Harlis berharap dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan bisa lebih meningkatkan rasa cinta pada tanah air dan bangsa, lebih meningkatkan daya juang terhadap bangsa dan negara, lebih mempersatukan jiwa dan segenap raga untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

"Jiwa dan semangat 45 ialah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan golongan. Untuk itu pula maka kita wajib meningkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara”kata Harlis.

Harlis mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan lebih di atas kepentingan pribadi dan golongan. “Tumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.”pungkasnya.

Sementara itu Kapolresta Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setyono mengatakan, kirab Prasetya Merah Putih merupakan kolaborasi seluruh kompenen masyarakat Kota dan Kabupaten Mojokerto dalam rangkaian HUT kemerdekaan RI ke 73.

"Untuk itu saya mengucapkan terimakasih dan rasa bangga yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta," katanya.

Sigit berharap kegiatan ini menjadi kegiatan yang menyatukan warga Mojokerto serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan mampu menjadi pendorong dan motivasi untuk memberikan sumbangsih yang terbesar bagi kemerdekaan Indonesia yang ke 73.

“Dengan kegiatan ini semoga kita mendapat karunia dan ridho Allah SWT untuk memberikan kekuatan dan kemampuan bagi seluruh  masyarakat kota dan kabupaten Mojokerto untuk mengisi hadiah kemerdekaan yang diberikan oleh  pahlawan dan pejuang kita.”kata Sigit.

Kirab Prasetya Merah Putih diberangkatkan oleh Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setyono, dengan patwal moge sebagai pembuka kirab diikuti oleh pasukan pembawa bendera merah putih dan pasukan parade.

Kirab yang menempuh jarak kurang lebih sejauh kurang lebih 1 km ini melibatkan sekitar 1.500 peserta  dari unsur TNI, Polri, Sekolah dan dari ormas maupun organisasi keagamaan. Pada saat peserta kirab berjalan, di samping kanan dan kiri sepanjang Jalan Gajah Mada sampai ke TBI berbaris pelajar sekolah memeriahkan dengan mengibarkan bendera kecil Merah Putih. Sampai di TBI, rombongan pemangku adat melaksanakan prosesi larung sesaji.

Dilanjutkan dengan rombongan Forkompimda menaiki mimbar guna persiapan acara Prasetya Merah Putih.  Harlis memimpin doa untuk arwah para Pahlawan, dilanjutkan rangkaian pembacaan teks Prasetya Merah Putih oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setyono dan Yel - yel untuk menanamkan semangat Nasionalisme oleh Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima Dalam kirab ini juga diarak bendera merah putih sepanjang 300 meter yang dibawa bersama-sama untuk menyatukan semua komponen masyarakat.

Menurut Sigit, 300 menunjukan berkali-kali lipat semangat para peserta.

"Kalau 100 meter adalah satu kali, berarti 300 meter adalah tiga kali lipat semangatnya. Terlihat sekali semangat Forkompimda dalam memeriahkan acara ini," tutur Sigit.

(Taurus)

Kapolresta Mojokerto Ikuti Kirab “Prasetya Merah Putih”

Foto: Taurus/ HI

Mojokerto, hapraindonesia.co - Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kemerdekaan RI Ke 73, Polres Kota Mojokerto bekerjasama Kodim 0815 serta melibatkan jajaran Pemkot, Pemkab Mojokerto, Pelajar, Ormas dan Keagamaan mengadakan kegiatan "Prasetya Merah Putih" dengan start Jalan pemuda Kota Mojokerto menuju ke Taman Brantas Indah (TBI) Jln. Raya Padangan Mojokerto. Minggu (5/08/2018).

Dalam kesempatan ini Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setyono mengatakan, kirab Prasetya Merah Putih merupakan kolaborasi seluruh kompenen masyarakat Kota dan Kabupaten Mojokerto dalam rangkaian HUT kemerdekaan RI ke 73.

"Untuk itu saya mengucapkan terimakasih dan rasa bangga yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta," katanya.

Foto: Taurus/ HI
Sigit berharap kegiatan ini menjadi kegiatan yang menyatukan warga Mojokerto serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan mampu menjadi pendorong dan motivasi untuk memberikan sumbangsih yang terbesar bagi kemerdekaan Indonesia yang ke 73.

“Dengan kegiatan ini semoga kita mendapat karunia dan ridho Allah SWT untuk memberikan kekuatan dan kemampuan bagi seluruh  masyarakat kota dan kabupaten Mojokerto.

Kirab Prasetya Merah Putih diberangkatkan oleh Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setyono, dengan patwal moge sebagai pembuka kirab diikuti oleh pasukan pembawa bendera merah putih dan pasukan parade.

Kirab yang menempuh jarak kurang lebih sejauh kurang lebih 1 km ini melibatkan sekitar 1.500 peserta. Dari unsur TNI, Polri, Sekolah dan dari ormas maupun organisasi keagamaan.

Dalam kirab ini juga diarak bendera merah putih sepanjang 300 meter yang dibawa bersama-sama untuk menyatukan semua komponen masyarakat." Tuturnya.

(Taurus )

PSN Terintegrasi dan Jum’at Berseri di Kelurahan Magersari

Written By Hapra Indonesia on 8/03/2018 | 20:30

Foto: Taurus/HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati, menghadiri kegiatan PSN Terintegrasi dan Jum’at Berseri di Balai RW 4 Lingkungan Mulyosari Jalan Belimbing Kelurahan Magersari Jum’at (3/8). Turut hadir dalam kegiatan rutin ini, Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Humas dan Protokol, Camat, Lurah dan kader motivator kesehatan setempat.

Dalam sambutannya, Harlis yang baru menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Mojokerto ini mohon dukungan masyarakat agar program kegiatan Pemerintah Kota Mojokerto berjalan baik. “Terlebih nanti dengan Wali kota terpilih yang notabene juga perempuan, saya juga berharap dukungan dari  semua masyarakat Mojokerto sehingga kota Mojokerto menjadi lebih baik, lebih cantik, lebih indah, lebih bagus,” katanya.

Harlis mengungkapkan, rencana pelantikan akan berlangsung pada Desember mendatang. “Tentunya nanti visi misi akan berubah sesuai visi  dan misi walikota yang baru sebagaimana yang telah disampaikan kepada masyarakat semasa kampanye. Siapapun walikotanya harus kita dukung karena program-program pemerintah adalah untuk  masyarakat,” jelasnya.

Sebagaimana disampaikan Wawali Suyitno belakangan, tentang pengaduan masyarakat via SMS dan WA, dalam kesempatan ini Harlis juga menerangkan saat ini masyarakat bisa mengadu terkait masalah pelayanan di lingkungan Pemkot Mojokerto, juga persoalan lain yang menjadi wewenang Pemkot Mojokerto. “Masyarakat bisa menyampaikan keluhan terkait pendidikan, kesehatan, kebersihan, dan hal lain terkait pelayanan publik ke nomor telepon 081240727600 melalui pesan singkat (SMS) atau aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) yang dibuka selama 24 jam".

Lebih lanjut Harlis menjelaskan, setiap masyarakat yang melapor harus menunjukkan identitas lengkap (KTP) agar ditindaklanjuti. Namun dia menjamin, identitas pelapor akan dirahasiakan. "Asalkan jangan masalah yang mengandung hoax, mencela atau menyinggung SARA. Kalau bisa, berikan bukti-bukti sebagai dasar laporan itu," sambung Harlis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeko Mojokerto.

Pengelolaan pengaduan sepenuhnya berada dibawah koordinasi Wakil Wali Kota Mojokerto. “Selanjutnya akan segera ditindaklanjuti dan diteruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan dilakukan pemantauan terhadap penyelesaiannya," paparnya.

Selain bertatap muka dan berdialog dengan warga, dalam kesempatan ini, Sekda beserta Kepala Dinas Kesehatan dan kader motivator sebelumnya berkeliling kampung meninjau rumah warga, memeriksa kamar mandi, dan memotivasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

(Taurus/Adv)

Gatering Pers Sekaligus Buka Call Center Untuk Pelayanan Publik

Written By Hapra Indonesia on 8/02/2018 | 21:09

Foto: Taurus/ HI
Mojokerto, hapraindonesia.co - Dalam acara Pers Ghatering Pemerintah Kota Mojokerto membangun sinergis dengan Pers hal ini dilakukan guna memperkuat keterbukaan informasi publik.

Dihadiri Wakil Walikota Mojokerto Suyitno Acara tersebut digelar Ghatering Pers di hotel Grand Whis Trawas Mojokerto, Selasa (31/07). Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kota Mojokerto Harlistyati didampingi Kabag Humas Khoirul Anwar dan Asisten Subambianto.

Diselah-selah acara Wakil Walikota Mojokerto, Suyitno menyampaikan , bahwa terkait pelayanan masyarakat di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) masih kurang maksimal.

"masih banyak ditemui beberapa keluhan masyarakat yang masuk melalui media masa, DPRD, bahkan ada juga keluhan yang langsung masuk ke wakil walikota," jelasnya.

Foto: Taurus/ HI
Suyitno juga mengatakan, pengaduan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik. Sehingga laporan yang masuk bukan bersifat intimidasi, hujatan dan unsur SARA.

"Laporannya apa saja boleh, tapi harus bersifat membangun bukan menghujat dan mengintimidasi" tambahnya.

Suyitno mengatakan keluhan tentang pendidikan, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan dan segala macam keluhan lainnya bisa langsung dilaporkan melalui call center 0812-4072-7600. “Nomor ini akan kita sebar sampai ke RT/RW,dan nama pelapornya kami rahasiakan." Ucapnya.

Lebih lanjut Suyitno, Wakil Walikota Mojokerto mengatakan, agar Pemkot lebih dekat dengan masyarakat dan menjaring serta menerima keluhan dari masyarakat terkait pelayanan, maka Pemkot membuka call center pengaduan melalui SMS dan Chatting WhatsApp (WA).

“Call center ini dibuka selama 24 jam, semua laporan yang masuk akan direkap oleh ajudan setiap hari, nanti akan langsung dilaporkan ke saya, tapi identitasnya harus jelas dan bukan laporan maupun informasi hoax,” tandasnya.

(Taurus)

Ribuan Anak Yatim Dari 46 Kelurahan Di Kota Kediri Terima Santunan Dari Pemkot Kediri

Written By Hapra Indonesia on 7/22/2018 | 21:04

Foto: Dok/Hms
Kediri, hapraindonesia.co - Senyum ceria dari wajah 1.625 anak yatim di Balai Kota Kediri, Minggu (22/07/2018). Keceriaan itu lantaran mereka mendapat santunan dari Pemkot Kediri. Santuan dalam rangka hari Jadi Kota Kediri ke-1139 tahun 2018 dengan tajuk “Kerja Bersama Dalam Harmoni” itu diberikan oleh Walikota Kediri Lilik Muhibbah.

“Kemarin di sini, ada sema’an Al-Quran dan alhamdulillah bisa dikatamkan sebanyak 5 kali. Lalu malam sebelumnya ada kegiatan doa bersama. Dan pagi ini, pemberian santunan kepada anak yatim,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Ning Lik berharap rangkaian acara ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Kediri. “Mudah-mudahan semua kegiatan ini akan menjadi berkah tersendiri. Kota Kediri akan lebih baik lagi, Kota Kediri lebih sejahtera dan Kota Kediri semakin bisa berdaya saing,” harapnya.

Selain itu Ning Lik juga menyampaikan pesan kepada anak-anak yatim penerima santunan untuk terus belajar agar menjadi anak pintar, sholeh, sholehah, dan berakhlahul karimah. Ning Lik juga mengajak hadirin membacakan surah Al-Fatihah untuk orang tua yang telah lebih dulu berpulang.

Dalam kesempatan itu juga, Ning Lik menyerahkan 25 unit sepeda yang disponsori oleh Bank Jatim Kediri kepada 25 anak yatim yang beruntung. Salah satunya adalah Fajar, bocah dari Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Dalam santunan ini 1.625 anak yatim piatu yang diundang itu berasal dari 46 kelurahan di Kota Kediri. Jumlah penerima tersebut adalah hasil dari pendataan yang dilakukan oleh petugas dari masing-masing kelurahan. Jumlah anak yang diundang pada Hari Jadi yang ke-1139 ini lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya hanya sekitar 1.500 anak.

Acara ditutup dengan iringan grup rebana binaan karang taruna yang terus melantukan sholawat hingga menggema di seluruh pelataran Balai Kota Kediri. Turut hadir dalam acara ini ribuan pendamping anak yatim beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.

(Adv/Hms)
 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved