Home » » Perhatian Pemerintah Hongkong Pada Penderitaan Erwiana

Perhatian Pemerintah Hongkong Pada Penderitaan Erwiana

Written By Hapra Indonesia on 1/22/2014 | 18:32

Ngawi, HAPRA Indonesia.co - Beberapa petugas polisi dan petugas tenaga kerja Hong Kong terbang ke Indonesia untuk menyelidiki penyiksaan yang dialami warga negara Indonesia (WNI), Erwiana Sulistyaningsih.

Erwiana jatuh sakit setelah disiksa majikannya, Polisi Hong Kong mengatakan mereka amat memperhatikan kasus yang dialami oleh perempuan berusia 23 tahun tersebut. Langkah selanjutnya adalah menentukan apakah mantan majikan Erwiana benar telah melakukan penyiksaan terhadapnya, apabila benar, maka mantan majikan tersebut akan ditangkap.

"Dengan bantuan polisi Indonesia, kami akan bertemu dengan korban," ujar Kepala Penyelidik Chung Chi-Ming, Chung Chi-Ming juga mengatakan "Tujuan penting dari tugas ini adalah mengambil kesaksian dari korban dan mencari tahu kondisi medis yang dialaminya (Erwiana)” Ucapnya.

“Kami berharap bisa mendapatkan salinan catatan medis agar bisa melanjutkan penyelidikan serta mengumpulkan bukti" lanjutnya. Awalnya Polisi Hong Kong hanya mendapatkan foto dari Erwiana yang menderita luka-luka dari media sosial.

Namun pihak kepolisian setempat mengakui bahwa pihaknya tidak mendapatkan bukti yang cukup dari Konsulat Jenderal RI di Hong Kong. "Departemen Tenaga Kerja sangat memperhatikan kasus ini karena dianggap melanggar hak pekerja dari pembantu rumah tangga asing," tutur staf penyelidik Departemen Tenaga Kerja Hong Kong, Veronica Chan Kar-Wing.

Sementara Menteri Keamanan Lai Tung-Kwak menegaskan panel keamanan Dewan Legislatif Hong Kong menyebutkan bahwa pemerintah Honkong membuat pengaturan khusus untuk proses penyelidikan Erwiana. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan betapa pemerintah Hong Kong akan berupaya keras menyelidiki kasus semacam ini.

Sementara itu Erwiana yang sedang dirawat di RS Amal Sehat Sragen,oleh pihak keluarga terpaksa membatasi pengunjung agar Erwiana bisa cepat pulih dan beristirahat. "Erwiana butuh istirahat dan hanya yang berkepentingan saja yang diperbolehkan untuk bertemu.(TIM)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved