Home » » Monumen SLG Mulai Kumuh Atap Bangunan Bawah Tanahnya Banyak Yang jebol

Monumen SLG Mulai Kumuh Atap Bangunan Bawah Tanahnya Banyak Yang jebol

Written By Hapra Indonesia on 2/12/2014 | 18:26

Kediri, HAPRA Indonesia.co -Bangunan sentral SLG(Simpang Lima Gumul) yaitu monumen SLG dari pengamatan HAPRA terlihat ‘lebih tua’ dari umurnya, meski sering di perbaiki atau di rawat, nyatanyanya kondisi monumen yang meniru monumen Triumphal Arch di Prancis itu dari luar apalagi tampak megah.

Namun bila kita amati dari dekat kondisi monumen tersebut boleh di bilang cukup memprihatinkan karena monumen SLG tersubut berlebel Megaproyek multi years, dan dari dekat akan terlihat terkesan kumuh dan ada sudut bangunan yang jebol, juga tampak banyak cat yang sudah mulai memudar dan catnya terkelupas.

Yang mengalami kerusakan parah adalah ruangan bawah tanah, di beberapa sudut banyak atapnya jebol dan airnya mengenang di lantai hingga terlihat sangat kumuh.

Sungguh ironis selain Megaproyek monumen SLG tersebut yang telah menghabiskan uang rakyat ratusan milyar dan menjadi ikon kabupaten Kediri tetapi terkesan kurang perawatan, yang menjadi bahan pertanyaan adalah apakah anggaran untuk perawatan SLG kurang ?

Monumen Simpang Lima Gumul di Kediri ini mulai dibangun pada tahun 2003 dan kemudian diresmikan pada tahun 2008, Bangunan monumen terdiri dari enam lantai setinggi 30 m dan seluas 6.186 m2 yang pembangunannya menelan biaya lebih dari Rp 300 milyar dari dana APBD atau uang rakyat.

Rencana awal pembuatan Monumen Simpang Lima Gumul ini merupakan bagian dari rencana besar Pemerintah Kabupaten Kediri waktu itu untuk membuat sebuah Pusat Perdagangan yang juga berfungsi sebagai pusat rekreasi. Sebuah pemikiran dan rencana yang tampak sangat baik, namun sayang sekali pemilihan ikon-nya menjadi kontroversial dan tidak produktif, karena meniru monumen asal Prancis.

Apakah rakyat utamanya Kabupaten Kediri merasakan dari manfaat langsung dengan adanya megaproyek monumen SLG dan bangunan megaproyek lain di sekitarnya yang mangkrak dari Convention Hall sampai terminal SLG ? (B@MS/C@HYO)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved