Home » » Warga Korban Kelud berhutang untuk beli Tambahan Genting

Warga Korban Kelud berhutang untuk beli Tambahan Genting

Written By Hapra Indonesia on 2/28/2014 | 12:40

Kediri, Hapra Indonesia.co - Meski status darurat bencana erupsi Gunung Kelud sudah di cabut hampir sebulan yang lalu,dari pantauan koran Hapra Indonesia di lapangan terutama di kecamatan puncu yang berjarak kurang lebih 7 km dari puncak gunung kelud. Dari pantauan tersebut ternyata masih banyak bangunan induk rumah milik warga yang bolong akibat tertimpa material letusan Gunung Kelud.

Pasalnya, bantuan genting yang di berikan oleh Pemprov jatim tidak mencukupi. Oleh Karena itu banyak diantara warga di sekitar kecamatan Puncu yang terpaksa berhutang untuk menutupinya. Tapi yang tidak mampu, tetap membiarkan atap rumahnya bolong karena tidak ada lagi bantuan susulan yang datang.

Seperti diberitahukan sebelumnya, saat berkunjung ke Balai Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Gubernur Jatim Soekarwo pada sat itu mengatakan, Pemprov siap membantu genting yang di butuhkan warga, terutama di bagian emperan. Ini di luar bangunan induk yang sebelumnya memang sudah tercover. Namun, hingga kini sinyal bantuan tambahan itu belum ada.

Menurut warga yang di temui koran Hapra Indonesia , ada beberapa warga saat darurat bencana lalu mendapat bantuan tiga ribu keping genting. Ini berasal dari Pemprov jatim maupun dari donatur.

Tapi karena rumahnya berukuran besar, sumbangan genting tersebut masih kurang. Bahkan hanya cukup untuk menutup sebagian atap rumah induknya saja. Sementara itu , bagian dapur dan teras tetap terbuka. Karena itu, setiap kali hujan, air masuk dengan deras kedalam rumahnya.

Beberapa warga juga berharap masih ada bantuan genting yang datang, Sebab kondisi rumah rumah warga tersebut belum pulih seratus persen. Terpal bantuan pun tidak cukup untuk menutupi atap yanng bolong, apalagi di bagian dapur dan teras yang sama sekali tidak di cover oleh bantuan Pemprov.

Sedangkan wakil bupati Kediri dan juga menjabat Ketua Umum Satlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Kediri Masykuri mengatakan masih membahas masalah tersebut. Yakni, apakah akan ada bantuan untuk genting rumah warga di luar bangunan induk atau tidak.” Masih kami rapatkan”. Kata mantan camat gampeng rejo ini .

Lebih lanjut Musykuri mengatakan ,” Satlak tetap fokus untuk memulihkan kehidupan warga terdampak erupsi Gunung Kelud. Meskipun realisasinya tidak harus dengan bantuan genting.” Fokus kami terutama mengembalikan ekonomi warga lewat pertanian”, lanjut Masykuri. (SUIL)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved