Home » » Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Gurah

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Gurah

Written By Hapra Indonesia on 6/23/2014 | 14:56

Kediri , Hapra Indonesia.co - Warga desa Gempolan Kecamatan Gurah geger, setelah di temukan sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk di got depan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pengairan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tepatnya di tepi Jalan Raya Desa Gampolan, Kecamatan Gurah.

Dari pantauan di lapangan belum diketahui penyebab kematian korban, namun diperkirakan telah berlangsung selama tiga hari. Kali pertama mayat ditemukan oleh Suwadi, pegawai UPTD Pengairan. Saat saksi tengah menyapu halaman kantor, mencium aroma membusuk. Saksi kemudian mencari sumber bau tidak sedap tersebut, ternyata berasa dari got didepan kantor. "Tiba-tiba saya mencium bau tidak sedap dari got. Saat saya lihat, ternyata ada mayat yang sudah dalam kondisi membusuk," ujar Suwadi dilokasi kejadian, Senin (23/6) pagi.

Suwadi kemudian menghubungi Kantor Polsek Gurah. Tidak lama kemudian polisi datang ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP. Polisi menemukan mayat sudah dalam keadaan membusuk dikerubuti belatung pada bagian kepala dan matanya. Dengan menggunakan terpal, mayat kemudian dievakuasi ke mobil patroli, guna dibawa ke RSUD Pelem, Pare.

Kapolsek Gurah AKP Sudiono mengatakan, masih melakukan serangkaian penyelidikan, guna mengungkap identitas dan penyebab kematian korban. Polisi memperkirakan, korban sudah meninggal dunia sejak tiga hari lalu. "Sampai saat ini, identitas korban belum kita ketahui. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara dari hasil olah TKP, kita tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban," kata AKP Sudiono.

Penemuan mayat ini menggemparkan masyarakat setempat. Ratusan warga berkerumun untuk menyaksikan secara langsung. Bahkan, ada diantara warga yang mengabadikan menggunakan kamera handphone (HP). Kejadian ini juga membuat arus lalu-lintas yang menghubungkan Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Kediri sempat tersendat. (BT/TIM)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved