Home » » Seniman Jaranan Meriahkan Hari Jadi Kota Kediri yang ke - 1135

Seniman Jaranan Meriahkan Hari Jadi Kota Kediri yang ke - 1135

Written By Hapra Indonesia on 6/22/2014 | 13:34

Kediri, Hapra Indonesia.co - Sebagai upaya melestarikan dan meningkatkan seni budaya tradisional, para penggiat seni di Kota Kediri secara guyub menyelenggarakan pagelaran kesenian tradisional Kuda Lumping, atau yang biasa disebut Jaranan. Hal itu dilaksanakan sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari jadi Kota Kediri yang pada tahun 2014 ini tepat berusia ke – 1135.

Seperti yang dilaksanakan Sabtu, tanggal 21 Juni 2014, mulai pukul 08:30 WIB di lapangan Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota Kediri, pagelaran seni budaya tradisional Jaranan, diikuti oleh sebanyak 15 kelompok kesenian Jaranan yang ada di wilayah Kecamatan Kota Kediri.

Acara ini terselenggara dengan maksud untuk menggali / melestarikan dan mengembangkan potensi seni budaya “Jaranan” serta mempertinggi harkat dan martabat kesenian Jaranan di era globalisasi. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan semangat, kreatifitas dan kualitas kelompok-kelompok Jaranan yang ada di wilayah Kecamatan Kota Kediri melalui apresiasi dan pegelaran seni budaya tradisional, khususnya “jaranan”.

Dalam acara ini turut hadir, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Drs. H. Nur Muhyar, para Muspika Kecamatan Kota Kediri, para Lurah se- Kecamatan Kota Kediri, Ketua Paguyuban Jaranan Wahyu Kridho Budoyo Kota Kediri, Bopo M. Dhofir berserta anggota, dan Ketua PASJAR Kabupaten Kediri, Bopo Hary Pratondo beserta anggota. Nur Muhyar datang sebagai Kadin Budparpora Kota Kediri sekaligus mewakili Walikota Kediri yang berhalangan hadir.

Walikota Kediri melalui Nur Muhyar menyampaikan harapannya kepada para pelaku kesenian Jaranan supaya terus meningkatkan kreatifitas, agar kesenian Jaranan bisa tetap exist, dan kedepannya dikemas lebih baik.

Sementara, keesokan harinya, yakni pada hari Minggu (22 Juni 2014) dimulai Pukul 11:00 WIB, juga diselenggarakan Gebyar Kesenian Jaranan Se – Kecamatan Mojoroto di halaman parkir GOR Jayabaya Kota Kediri. Acara ini diikuti oleh 14 kelompok kesenian Jaranan di wilayah Kecamatan Mojoroto.

Terselenggaranya acara ini bertujuan sebagai upaya penguatan seni tradisional daerah dan membangun komunikasi antar komunitas pelaku kesenian, membuka wadah para seniman si Kecamatan Mojororoto pada khususnya, dan umumnya di Kota Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Nur Muhyar selaku Kadin Budparpora, para Muspika Kecamatan Mojoroto, para Lurah se - Kecamatan Mojoroto, Ketua Paguyupan Jaranan Wahyu Kridho Budoyo Kota Kediri Bopo M. Dhofir berserta anggota, dan Ketua PASJAR Kabupaten Kediri Bopo Hary Pratondo Beserta anggota juga tampak hadir dengan kompak.

Dalam acara ini, Mas Abu (panggilan akrab Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, red) melalui Kadin Budparpora menyampaikan permintaan maaf karena berhalangan hadir, dan berpesan “agar kesenian jaranan di Kota Kediri tidak melenceng dari pakem (patokannya) dan kedepan supaya bisa lebih baik lagi membina kelompok Jaranan di lingkungan masing – masing.” “Ke depan pagelaran seperti ini agar sering dilakukan, supaya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti banyaknya penjual yang menjajakan barang dagangannya, tukang parkir dan sebagainya,” ungkap Mas Abu melalui Nur Muhyar.

“Kami dari Dinas Pariwisata menyambut baik dan mengapresiasi dengan yang dilakukan Kecamatan Kota Kediri dan Kecamatan Mojoroto, beserta kedua jajaran serta paguyuban yang sudah bersedia tampil. Kami berharap pada event-event berikutnya penampilan Jaranan bisa lebih semarak dan lebih menghidupkan lagi kesenian Jaranan di Kota Kediri,” ungkap Nur Muhyar.

Kedua acara tersebut terselenggara atas dasar Peraturan Walikota Kediri Nomer 10 tahun 2014 tentang APBD Kota Kediri, sumber dana dari APBD Kota Kediri melalui satuan kerja kecamatan masing-masing. (AdvHms/B@ms)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved