Home » » Penemuan Mayat Dengan Tubuh Dikerubuti Belatung Hebohkan Warga Plosoklaten

Penemuan Mayat Dengan Tubuh Dikerubuti Belatung Hebohkan Warga Plosoklaten

Written By Hapra Indonesia on 10/23/2014 | 19:33

Kediri, hapraindonesia.co - Warga Dusun Sagi, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Kamis (23/10) siang mendadak heboh. Pasalnya, di hutan untung desa setempat ditemukan sosok mayat perempuan yang tidak diketahui identitasnya.

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan warga segera melapor ke pihak kepolisian. Penemuan mayat perempuan tanpa identitas yang tubuhnya sudah di kerubuti belatung di hutan untung pertama kali yang mengetahui adalah Tri Nanto, 16, warga Dusun Kalasan, Desa Kalasan, Kecamatan Plosoklaten, siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Pada saat itu saksi sedang mencari kayu bakar di hutan. Pada saat memasuki area hutan Nanto mencium aroma busuk yang sangat menyengat. Penasaran dengan aroma busuk tersebut, Nanto langsung mencari arah sumber aroma bau busuk muncul.

Alangkah terkejutnya, saat saksi melihat sesosok mayat terlentang dengan tubuh yang sudah di kerubuti belatung dan sudah kelihatan tulang-tulangnya. Kaget dengan temuannya dan takut terjadi hal yang tidak diinginkan saksi langsung melapor ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Plosoklaten.

Setelah Petugas Polsek Plosoklaten mendapat laporan dari warga petugas langsung menuju ke lokasi kejadian bersama petugas identifikasi Polres Kediri. Dari hasil identifikasi mayat tersebut berjenis kelamin perempuan dan kondisi rambutnya sudah beruban. Mayat tersebut diperkirakan berumuran sekitar 65 tahun.

Kapolsek Plosoklaten AKP Samsul Huda melalui Aiptu Nuril Huda menuturkan, penemuan mayat yang belum diketahui identitasnya alias mr-x diduga seorang tuna wisma. “ Diduga korban meninggal dunia disebabkan kelaparan. Disekitar lokasi kami juga menemukan pakaian yang sudah lusuh, “tutur Aiptu Nuril Huda.

Sementara itu, Siti Fatimah, 43, istri Kepala Dusun (Kasun) Dusun Sagi, Desa Jarak, mengatakan mayat perempuan yang dikerubuti belatung dengan tinggi badan diperkirakan 150 Cm itu seorang tuna wisma. “Kadang dia (korban) duduk di jembatan. Pernah saya kasih baju tapi dia tidak mau memakainya, “terang Siti Fatimah.(Dt/B@m)

Keterangan Gambar : Petugas Identifikasi Polres Kediri saat berada di lokasi kejadian.
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved