Home » » Rumah Janda Guru SDN 2 Gadungan Digarong Maling

Rumah Janda Guru SDN 2 Gadungan Digarong Maling

Written By Hapra Indonesia on 11/24/2014 | 18:31

Kediri, hapraindonesia.co - Aksi pencurian dan pemberatan terjadi di rumah Kusriyani, 53, Guru SDN 2 Gadungan warga Jalan Ternate, Dusun Kapasan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Senin (24/11). Aksi pencuri itu berhasil menggarong sejumlah perhiasan berharga, Laptop, Handphone dan surat BPKB sepeda motor.

Peristiwa pencurian ini bermula diketahui, saat korban pulang dari mengajar di sekolah SDN 2 Gadungan pukul 12.30 Wib. Saat masuk ke dalam rumahnya dia melihat lemari dekat meja makan dalam kondisi acak-acakan dan terbuka. Tak hanya itu saja, saat mengetahui 3 pintu kamarnya juga terbuka dan di dalam kamar pintu lemari terbuka serta baju berserakan di lantai. Saat di cek di seluruh lemari kamar, barang berharga seperti cincin, gelang, liontin, kalung emas, handphone, laptop dan surat BPKB sepeda motor vario, raib.

Penasaran, karena rumahnya setiap kali keluar rumah pintu selalu terkunci, korban langsung kebelakang rumah. Pada saat di dapur korban melihat pintu belakang terbuka dan ada bekas congkelan. “Suami saya sudah meninggal pada bulan februari lalu. Saya di rumah berdua bersama anak laki-laki saya yang sulung, “ terang janda anak 3.

Merasa menjadi korban pencurian korban langsung melapor ke Mapolres Kediri. Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian bersama petugas identifikasi. Saat di lakukan olah TKP, pencuri lewat dari belakang melompat dari tembok pagar. Korban saat ditanya petugas terkait pencurian di rumahnya dia sebelumnya tidak ada tamu yang mencurigakan dating ke rumahnya. “Kalau beberapa hari yang lalu saya beli gas elpiji. Itu pun langganan saya, “tuturnya.

Kapolsek Puncu AKP Sukarman saat mendatangi di lokasi kejadian menuturkan, aksi pencurian di rumah kosong tersebut masih dalam penyelidikan. “Pelaku melompat dari pagar tembok belakang rumah dan mencongkel pintu belakang. Dari total keseluruhan korban mengalami kerugian Rp 28,5 Juta, “jelas AKP Sukarman.

Sementara itu, menurut tetangga korban yakni Misri, 60, keseharian Kusriyani dalam bergaul bersama tetangga dikenal murah senyum dan menghormati setiap orang. “Dia (Kusriyani) orangnya baik. Setiap berangkat kerja mengajar dia selalu menyapa, “papar Misri.(Dt)

Keterangan Gambar : Petugas identifikasi Polres Kediri saat melakukan olah TKP.
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved