Home » » Pelajar Tewas Tenggelam

Pelajar Tewas Tenggelam

Written By Hapra Indonesia on 12/23/2014 | 19:49

Kediri, hapraindonesia.co - Warga Dusun Bakung, Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Selasa (22/12) siang pukul 13.00 Wib, mendadak digempar pasalnya ditemukan seorang pelajar tewas di cek dam sumber jambangan. Karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan warga lantas melapor ke pihak kepolisian setempat.

Pelajar yang tewas di cek dam tersebut, Taufik Hidayat, 15, SMP kelas 3 warga Dusun Tanjunganom, Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Sebelum peristiwa naas itu terjadi, korban, sekitar pukul 08.00 Wib, bersama teman sekaligus tetangganya yakni Dwi Fajar Arohman, 15, dan Moch Choirul, 16, sepakat berangkat berenang di cek dam Sumber Jambangan Dusun Bakung.

Setiba di lokasi, ketiga bocah tersebut langsung berenang. Saking asyiknya berenang, sekitar pukul 10.00 Wib, mereka bertiga berlomba berenang di dam tersebut yang panjangnya sekitar 50 meter, di mulai dari barat menuju ke timur.

Pada saat kembali ke timur, tiba-tiba hampir ditengah, korban kelelahan saat berenang. Korban yang berteriak minta tolong kepada temannya, akhirnya tenggelam. Melihat temannya (korban, red) tenggelam, kedua temannya langsung kembali menolong korban.

Namun naas, saat korban ditarik tangannya oleh kedua temannya tidak sempat tertolong dan tenggelam. Akhirnya, Dwi Fajar Arohman, 15, dan Moch Choirul, 16, memutuskan meminta bantuan warga setempat.

Warga yang datang ke lokasi langsung menyisiri dam tersebut yang dalamnya sekitar 3 meter. Sementara itu, Puryono, (43) mantri pengairan warga Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Wates. Petugas yang datang ke lokasi memutuskan untuk mengurangi debet air dam tersebut ke petugas pengairan. Hal itu sengaja dilakukan untuk mempermudah mencari korban.

Akhirnya, selang tiga jam, pukul 13.00 Wib korban ditemukan muncul ke permukaan air tersebut. Warga yang mengetehui langsung mengevakuasi jasad korban. Sementara itu, korban langsung di bawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemiriksaan ditubuh korban.

Kapolsek Wates AKP Ag Tri Handono melalui Kasi Humas Aiptu M. Yahya menuturkan dari hasil pemeriksan dokter Puskesmas ditubuh korban tidak ditemukan bekas luka tanda penganiayaan. "Jenazah korban kita serahkan kembali ke pihak keluarga untuk disemayamkan, "tutur Kasi Humas.(Dt/B@m)

Keterangan Gambar : Warga saat mengevakuasi korban.
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved