Home » » Buruh di Kediri Desak Pemerintah Hapus Tenaga Kontrak / Outsourcing

Buruh di Kediri Desak Pemerintah Hapus Tenaga Kontrak / Outsourcing

Written By Hapra Indonesia on 5/01/2015 | 14:49

Kediri, hapraindonesia.co – Dalam Rangka Memperingati hari buruh se dunia yang jatuh pada tanggal 1 Mei atau biasa disebut May Day, puluhan buruh di Kabupaten Kediri melakukan unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab)di jalan raya Soekarno Hatta Kabupaten Kediri.

Dalam aksinya para buruh menuntut pengapusan outsourcing (Tenaga Kontrak). Pasalnya, kebijakan tersebut tidak membantu mensejahterakan para buruh.

Koordinator aksi Taufiq Dwi Kusuma saat ditemui wartawan menuturkan, kebijakan tenaga kontrak dan outsourcing yang di berikan kepada buruh itu tidak memberi kesejahteraan bagi para buruh. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah, kebijakan tersebut yang di lakukan oleh para pengusaha segera di hapuskan.

"Pemerintahkan mengetahui semuannya keluh kesah parah buruh. Seharusnya Pemerintah bisa memberi solusi yang terbaik. Ya pada intinya kami meminta kebijakan tenaga kontrak dan outsourcing di hapus,"tegas Taufiq koordinator unjuk rasa.

Tak hanya itu saja, para buruh juga meminta kepada Pemerintah segera menaikan UMK di Kabupaten Kediri."Di Mojokerto saja UMK Rp 2,7 Juta dan di Kediri cuma Rp 1,3 Juta, kenapa dan ada apa kok bisa tidak sama?,"tanya Taufiq.

Sementara itu, para buruh dari perwakilan KPW Jatim, SBKT PPBI PT KSI, Sepakat Bersatu dan SMI usai melakukan orasi di Pemkab Kediri melanjutkan aksinya ke PT. GG, Tbk, Pemkot Kediri dan Alun - Alun Kota Kediri.(Dt/B@m)

Keterangan gambar : Foto puluhan buruh yang berdemo di depan kantor pemkab kediri, menuntut pemerintah menghapus Tenaga Kontrak / Outsourcing

Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved