Home » » Tari Kolosal 1000 Topeng Panji, meriahkan Pembukaan HUT Kota Kediri ke-1137

Tari Kolosal 1000 Topeng Panji, meriahkan Pembukaan HUT Kota Kediri ke-1137

Written By Hapra Indonesia on 7/29/2016 | 08:18

Kediri, hapraindonesia.co - Tari Kolosal seribu topeng panji kembali digelar di Stadion Brawijaya Kediri, Kamis (28/07). Setelah pagelaran ini sukses pada tahun lalu, kali ini tarian ini dihadirkan lagi untuk menghibur warga Kota Kediri dalam rangka pembukaan hari jadi kota kediri yang ke -1137.

Kali ini tari 1000 topeng panji mengangkat tema "Panji Agung Ngangklang Jagad", yang menggambarkan tentang perjalanan Raden Panji yang dikenal sebagai pengembara.

Masih seperti tahun lalu, Tari kolosal seribu topeng panji ini dibawakan oleh para pelajar mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP yang ada di kota kediri. Para penari tergabung dalam berbagai sanggar tari di Kota Kediri.

Dalam sambutannya Mas Abu, sapaan akrab Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan harapannya terhadap warga Kota Kediri. Dia berharap agar warga Kediri senantiasa melestarikan kebudayaan asli Kediri, yakni Panji. Salah satunya adalah dengan tidak bosan-bosannya mempelajari dan mengenal lebih dalam lagi tentang kisah Panji.

Dalam kesempatan tersebut Mas Abu juga sekaligus memperkenalkan brand baru Kota Kediri, yakni Kota Kediri the service city. Dengan brand baru tersebut, dia yakin Kota Kediri akan semakin maju dan warganya tidak lagi bermental sebagai orang yang hanya dilayani tapi juga melayani.

Sementara itu ditemui ditempat yang sana, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga Kota Kediri, Nur Muhyar mengaku, tari yang mengangkat cerita asli Kediri ini membuat para penari tidak kesulitan dalam persiapannya. " Hanya dalam waktu lima hari latihan saja, mereka sudah mampu performa dengan baik " ujarnya.

Masih lanjut Nur Muhyar, pagelaran ini sengaja kembali gelar oleh Pemerintah Kota Kediri, selain untuk menghibur, juga bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat kota kediri pada khususnta akan cerita panji yang kini mulai ditinggalkan.

Tarian panji inilah yang akan dijadikan sebagai Tari Khas Kota Kediri. "Panji Inukertopati merupakan cucu Raja Airlangga yang jatuh cinta pada kerabatnya sendiri Dewi Sekartaji. Mereka juga kerabat dari Dewi Kilisuci, seorang dewi yang tersohor di Kediri. Kisah percintaan inilah yang berkembang di masyarakat Kediri. Sehingga menjadi muncul berbagai kesenian seperti tari topeng panji dan juga kesenian jaranan," cerita Nur Muhyar.

Dari pantauan di lapangan, pagelaran tari seribu topeng panji ini cukup menarik antusias masyarakat. Terlihat Lebih dari 500 orang penonton dari semua kalangan hadir untuk menyaksikan langsung pagelaran ini.(Adv/Hms)

Foto : Sedikitnya 1000 penari topeng panji menari bersama dengan apiknya dalam rangka pembukaan hari jadi Kota Kediri yang ke - 1137 di Stadion Brawiaya Kota Kediri.
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved