Home » , » Strategi Memotivasi Anak Kerajinan Belajar, Bersama Suhardi Fadjaray

Strategi Memotivasi Anak Kerajinan Belajar, Bersama Suhardi Fadjaray

Written By Hapra Indonesia on 3/27/2017 | 16:31

Mojokerto, hapraindonesia.co - Ratusan wali murid antusias mengikuti seminar parenting dan penerimaan raport. Seminar yang bertajuk "Strategi Memotivasi Anak Kerajinan Belajar" dengan narasumber Suhadi Fadjaray yang diadakan di Hal De Resort Hotel Raya By Pass Mojokerto, Minggu (26/03/2017).

Turut hadir dalam seminar ini Sekretaris dinas pendidikan kota mojokerto Drs.Sunardi,Msi, Ketua Komite SDIT Permata, Ketua yayasan SDIT Permata, Kepala Sekolah SDIT Permata, Pengawas SDIT Permata Dan Wali Murid SDIT Permata.

Dalam sambutannya Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Drs.Sunardi,Msi Mengatakan di dalam UU 20 tahun 2003 sistim tentang pendidikan nasional ini disebutkan bahwa tanggung jawab itu merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan orang tua. Rupanya hal ini sudah diperjamahkan oleh sdit permata di pagi hari ini. Mengadakan acara seminar parenting dan penerimaan raport.

Masih lanjut Sunardi,Msi menambahkan sekarang ini pemerintah kota mojokerto lagi getol-getolnya mensosialisasikan dan prementasikan bagaimana kota layak anak. Dalam upaya meningkatkan tiga peran tersebut. Yang sudah dikeluarkan peraturan walikota berlingkungan pendidikan.

"sekarang ini pemerintah kota mojokerto lagi getol-getolnya mensosialisasikan dan prementasikan bagaimana kota layak anak yang didalamnya ada tiga program yaitu orang tua lingkungan pendidikan, masyarakat lingkungan pendidikan dan sekolah lingkungan pendidikan," Paparnya.

Dengan adanya Kegiatan parenting hari ini, merupakan kegiatan strategis dalam Memotivasi anak keranjingan belajar. Di sini ada dua indikasi bermakna luas. yang berarti bagi orang tua dan bapak/ibu memberi inovasi putra dan putrinya keranjingan belajar.

Sementara itu selaku Kepala Sekolah SDIT Permata Nur Aisyyah, Spd menuturkan ia mengajak orang tua untuk lebih perduli pada pendidikan putra dan putrinya,"Orang juga diminta terus mengasuh pengetahuan dalam tentang pendidikan anak. Karena ini merupakan tantangan para orang tua. Dan mereka harus komunikasi dan kerjasama dengan sekolahan," Ajaknya.

Dan dia juga mengingatkan kembali bahwa misi dan visa sdit permata adalah mencetak generasi al'quran yang cerdas jiwa kepemimpinan. Oleh sebab itu kita tidak bisa sendiri kita butuh bapak dan ibu semuanya agar cita-cita kita bisa terwujud.

Suhardi Fadjaray sebagai narasumber mengatakan salah satu tantangan bagi orang tua, guru dalam pendidikan anak adalah sulitnya Memotivasi anak untuk belajar berbagai macam cara terus diupayakan agar Anak - anak yang mereka asuh memiliki motivasi yang kuat dalam meraih prestasi yang membanggakan.

"Karena orangtua dan guru yang paling banyak andil pada masalah tersebut. karena merekalah pembimbing dan pendidik utama anak orang tua di rumah dan guru di sekolah" ujarnya.

Suhardi menambahkan, sebagaimana juga pentingnya peran ayah dalam proses kembang tumbuh Anak-anak, " Karena didalam Al'quran menjelaskan justru lebihnya banyak ajaran tentang tugas ayah mendidik anak dibanding tugas ibunya. Dan jangan jadikan ayah sebagai atm di dalam keluarga seharus ayah terlibat di dalam pendidikan anak." pungkasnya.

(Taurus)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved