Home » , , , » Menuju Indonesia Bebas Sampah 2020, DLHKP Kota Kediri Beri Pelatihan Daur Ulang Sampah

Menuju Indonesia Bebas Sampah 2020, DLHKP Kota Kediri Beri Pelatihan Daur Ulang Sampah

Written By Hapra Indonesia on 12/19/2017 | 08:41

Foto: Ist
Kediri, hapraindonesia.co – Untuk mensukseskan menuju Indonesia Bebas Sampah tahun 2020, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) memberikan pelatihan daur ulang sampah kepada seluruh bank sampah yang ada dikota Kediri binaan dari DLHKP, Rumah Zakat, siswa siswi pelajar se-Kota Kediri dan Komunitas Peduli Lingkungan yang ada di Kota Kediri., di Sumber Cakarsi, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Senin (18/12/2017).

Turut hadir dalam acara ini, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam sambutannya mengatakan beragam kegiatan sebenarnya bisa dilakukan untuk mengurangi volume sampah. Lewat bank sampah, beragam barang yang awalnya hanya menumpuk bisa diolah lagi dan bernilai jual tinggi.

"Ibu-ibu di bank sampah, bisa membantu. Sampah plastik yang tidak bisa dicerna menjadi kemana-mana, sekarang yang organik sebagai bahan tanaman yang anorganik bisa diolah lagi,"Kata Mas Abu.

Masih lanjut Mas Abu ia juga berpesan, agar seluruh masyarakat baik pelajar ataupun masyarakat umum turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

"Kepada siswa, buang sampah yang benar, jadi perilaku hidup jangan buang sampah sembarangan letakkan dengan benar. Bank sampah juga menangani, tapi kan untuk TPA juga terbatas, " tambah Mas Abu.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan Kota Kediri Didik Catur mengatakan kegiatan pelatihan itu bagian dari program pemerintah kota, agar masyarakat bisa memanfaatkan sampah plastik. Sampah itu bisa diolah menjadi beragma produk dan bisa menambah penghasilan mereka.

"Kami lakukan pelatihan dan ini berimbas. Hasilnya, juga bisa bermanfaat, dan nani ketika ada pameran bisa diikutkan," katanya.

Masih lanjut Didik menambahkan, dengan upaya daur ulang itu memang belum bisa sepenuhnya mengurangi volume sampah yang ada di Kota Kediri, secara signifikan. Namun, dengan itu, masyarakat bisa berkarya membuat aneka ragam produk kerajinan tangan.

"Sejauh ini, pengurangan sampah belum signifikan, tapi mereka bisa mendapatkan pendapatan. Untuk berapa persennya dari daur ulang ini (ketimbang volume sampah) kecil, tapi itu bukan sasaran. Kami ingin memberikan pendidikan, agar mereka peduli pada sampah di Kediri," tutupnya.

(Adv/DLHKP)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved