Home » , » Cegah Praktek Korupsi di Kota Mojokerto, Ning Ita Berkonsultasi ke KPK

Cegah Praktek Korupsi di Kota Mojokerto, Ning Ita Berkonsultasi ke KPK

Written By Hapra Indonesia on 2/21/2019 | 17:07

(Foto: Istimewa)
Mojokerto,hapraindonesia.co - Sebagai upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih tidak hanya sebatas mengandeng Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. Upaya lain yang ditempuh oleh Walikota Mojokerto Ning Ita adalah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemarin Rabu (20/2) sore, Ning Ita mengunjungi Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan tim Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK khususnya bidang pecegan KPK Arif Nurcahyo, Asep R Suwandha dan Airien M.K.

Ning Ita menjelaskan bahwa kunjungannya ke KPK adalah untuk menjalin kerja sama dalam pendampingan program pembangunan mulai perencanaan sampai dengan pelaksanaan.

“Bentuk pendampingan bisa dimulai dari penyusunan RPJMD, RKPD dan Pengadaan Barang dan Jasa serta meningkatkan managemen ASN atau yang lainnya. Konsultasinya baik dilakukan di Kota Mojokerto atau datang langsung ke KPK di Jakarta.”jelas Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pendampingan, KPK akan bermitra dengan Inspektorat Propinsi selaku korbinwas serta lebih meningkatkan tugas dan fungsi Inspektorat.

“Terkait dengan produk hukum yang perlu dicermati adalah bahwa produk hukum telah sesuai dan tidak bertentangan dengan peraturan diatasnya serta lebih mengutamakan efektifitas dan kewajaran, selain itu juga melakukan pendampingan penyelesaian permasalahan hukum di bidang aset khususnya tanah.” lanjut Ning Ita.

Terkait akan datangnya tim korsupgah ke Jawa Timur Ning Ita menyambut baik. “Tim Korsupgah di Jawa Timur nanti akan memberikan pengarahan dan menjelaskan rencana tentang upaya pencegahan korupsi melalui program koordinasi dan supervisi.”jelas Ning Ita.

Rencananya pekan depan Tim Korsupgah juga akan datang ke Jawa Timur sebagai tindak lanjut konsultasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kedatangan tim tersebut adalah untuk menjelaskan titik-titik kerawanan yang mungkin terjadi tindak pidana korupsi seperti penyalahgunaan anggaran dan kewenangan.

Ning Ita menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto akan mengoptimalkan kunjungan Tim Korsupgah di Jawa Timur.

“Konsultasi ini adalah sebuah langkah awal untuk melangkah menuju pemerintahan yang lebih baik dan salah satu tindakan nyata yang diambil untuk berbenah demi mewujudkan Kota Mojokerto yang mandiri, demokratis, adil makmur sejahtera dan bermartabat.”kata Ning Ita.

Ning Ita menemui tim korsupgah dengan didampingi oleh Kabag Hukum Kota Mojokerto, Tri Rubiyanto dan Plt. Kabag Pemerintahan Kota Mojokerto Ani Wijaya. Pada hari yang sama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak juga berkunjung ke KPK.

(T@urus)
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Hapra Indonesia
Copyright © 2011. Hapra Indonesia - All Rights Reserved